Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laba Perbankan Tumbuh 11,92%

Industri perbankan di Tanah Air berhasil mencatatkan laba pada Mei 2014 senilai Rp47,78 triliun atau tumbuh 11,92% dari periode yang sama tahun sebelumnya
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 24 Juli 2014  |  14:53 WIB
Papan reklame bank nasional. Laba tumbuh 11,92% pada posisi Mei 2014 - Bisnis
Papan reklame bank nasional. Laba tumbuh 11,92% pada posisi Mei 2014 - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--Industri perbankan di Tanah Air berhasil mencatatkan laba pada Mei 2014 senilai Rp47,78 triliun atau tumbuh 11,92% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan Statistik Perbankan Indonesia, yang dikutip Bisnis, Kamis (24/7/2014), total kredit yang disalurkan mencapai Rp3.403 triliun, tumbuh 17,87% year on year.Â

Sementara itu, dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun mencapai Rp3.763 triliun, tumbuh 12,36% y-o-y. Tak bisa dihindari, saat pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami perlambatan maka laju industri perbankan kian lambat.

Hingga Mei 2014, beban bunga industri perbankan mencatatkan penaikan yang cukup tinggi hingga 37,38% menjadi Rp112,26 triliun. Selain itu, margin bunga bersih (net interest margin/NIM) industri perbankan mencatatkan penurunan, dari posisi 5,41% menjadi 4,22%.

Adapun rasio pembiayaan terhadap pendanaan (loan to deposit ratio/LDR) berada di level 90,3%. Total aset industri perbankan mencatatkan pertumbuhan 15,63% dengan nilai Rp4.912 triliun.Â

Di sisi lain, return on assets (ROA) industri perbankan mencatatkan penurunan yang sangat tipis, dari posisi 2,99% menjadi 2,98%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

laba bank
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top