Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

APPI : Masih Ada Belasan Multifinance Belum Terdaftar

Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) terus mendorong perusahaan pembiayaan untuk menjadi anggota APPI.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 02 Juni 2015  |  16:19 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) terus mendorong perusahaan pembiayaan untuk menjadi anggota APPI.

Hal tersebut terangkum dalam POJK Nomor 28/POJK.05/2014 mengenai Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan bahwa perusahaan pembiayaan diwajibkan menjadi anggota biro kredit dan asosiasi terkait.

“Masih ada sekitar 20-30 perusahaan pembiayaan belum menjadi anggota APPI. Banyak sekali alasannya, biasanya karena skalanya kecil jadi mereka merasa belum perlu mendaftar ke kami,” kata Pengawas Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Wiwie Kurnia di Jakarta, seperti dikutip Bisnis.com, Selasa (2/6).

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah perusahaan pembiayaan mencapai 202 perusahaan, sedangkan multifinance yang bergabung menjadi anggota APPI sebanyak 188 perusahaan pada saat ini.

Menurutnya, keharusan perusahaan pembiayaan untuk menjadi anggota APPI justru menguntungkan bagi multifinance itu sendiri. Pasalnya, APPI sebuah sebuah wadah asosiasi yang memiliki beragam fungsi, antara lain menyosialisasikan beragam peraturan OJK, dan mengadakan pelatihan.

“Dalam waktu dekat, kami akan segera merilis sistem sertifikasi online bagi staf penagih [debt collector]. Semua ini kan menguntungkan anggota kami sekaligus menggenjot produktifitas,” jelasnya.

POJK terkait keharusan multifinance untuk menjadi anggota APPI memang baru berlaku pada tahun ini. Untuk menggenjot jumlah anggota APPI, dirinya mengungkapkan OJK sudah melakukan berbagai himbauan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

multifinance appi perusahaan pembiayaan
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top