Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bank of India (BSWD) Rombak Susunan Manajemen

PT Bank of India Indonesia Tbk. merombak jajaran direksi dan komisaris perusahaan setelah beberapa lama posisi tersebut kosong.
Kantor pusat Bank of India/www.aluplexindia.com
Kantor pusat Bank of India/www.aluplexindia.com

Bisnis.com,JAKARTA—PT Bank of India Indonesia Tbk. merombak jajaran direksi dan komisaris perusahaan setelah beberapa lama posisi tersebut kosong. 

Komisaris Independen Bank of India Indonesia Leland Gerrits Rompas mengungkapkan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar perusahaan akhir pekan lalu, para pemegang saham menyetujui pengunduran diri Ningsih Suciati selaku Direktur Utama.

Pemegang saham emiten berkode saham BSWD ini juga menyetujui pelepasan dan memberhentikan dengan hormat P. L. Ramachandran Iyer selaku Wakil Direktur Utama yang ditarik ke kantor pusat perusahaan di India. 

Dalam rapat tersebut, pemegang saham BSWD juga menyetujui pengangkatan Sinbad Riyadi Hardjodipuro sebagai Direktur Utama, Gopinathan Ekamurthy selaku Wakil Direktur Utama, dan Prashant Thapliyal menjadi Direktur Bank of India Indonesia. 

“Rapat ini juga menyetujui pengangkatan Radhamangalam Anantharaman Sankara Narayanan sebagai Komisaris Utama dan Monesh Dileep Amarnani sebagai Komisaris Independen,” jelas Leland dalam keterbukaan informasinya, Selasa (1/9/2015). 

Nantinya, jajaran direksi dan komisaris yang baru ini akan berlaku efektif usai lulus proses fit and proper test oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Sementara itu, rinci Leland, Ferry Koswara dan Primasura Pandu Dwipanata masih menjabat sebagai Direktur BSWD. Kemudian, Prakash Rupchand Chugani pun tetap menempati jabatan Komisaris Bank of India Indonesia. Posisi Komisaris Independen di bank kategori Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) 2 ini juga tetap diisi Leland dan Handjaja Sulaiman. 

Leland menyebutkan RUPSLB tersebut juga menyetujui keputusan tidak dilakukannya pembayaran bertahap dividen untuk kuartal pertama hingga keempat pada tahun ini. Adapun, untuk pembayaran dividen tahun buku 2015, lanjut dia, akan dibahas serta diputuskan pada RUPS Tahunan di 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper