Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Strategi BII Hemat Pengeluaran di Tengah Perlambatan Ekonomi

Bisnis.com, JAKARTAKalangan bankir telah banyak belajar dari pengalaman krisis masa lalu sehingga sejak dini berupaya melakukan penghematan di berbagai aspek untuk mempertahankan perolehan laba bersih pada akhir tahun nanti.
Destyananda Helen
Destyananda Helen - Bisnis.com 03 September 2015  |  07:59 WIB
Ini Strategi BII Hemat Pengeluaran di Tengah Perlambatan Ekonomi
BII
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Kalangan bankir telah banyak belajar dari pengalaman krisis masa lalu sehingga sejak dini berupaya melakukan penghematan di berbagai aspek untuk mempertahankan perolehan laba bersih pada akhir tahun nanti.

 Presiden Direktur PT Bank Internasional Indonesia Tbk. Taswin Zakaria mengatakan perlambatan ekonomi membuat perusahaan kian ketat memasang sabuk kehati-hatian dalam menyalurkan kredit. Langkah lain, lanjut dia, perusahaan yang akan berganti nama menjadi PT Bank Maybank Indonesia Tbk. ini pun meningkatkan disiplin pricing sejak akhir tahun lalu.

“Kami juga jaga cost, di setiap lini usaha dan divisi, kami jaga ketat cost,” jelas Taswin di Jakarta, belum lama ini.

Langkah tersebut, dilakukan emiten berkode saham BNII ini untuk menjaga perolehan laba pada akhir tahun nanti. Hasilnya, kata Taswin, meski pertumbuhan pinjaman perusahaan tumbuh melambat, tapi kenaikan pendapatan masih sesuai target.

“Dan ditambah dengan disiplin menjaga komponen bunga sehingga menjaga NIM [net interest margin],” ujar Taswin.

Kendati demikian, Taswin menuturkan hingga akhir tahun nanti, perusahaan belum akan menggelar tawaran pensiun dini bagi karyawannya untuk meningkatkan efisiensi.

Dari laporan keuangan publikasinya, hingga pertengahan tahun ini, BII mencatatkan penyaluran kredit senilai Rp108,5 triliun atau tumbuh 2,02% secara year to date (y-t-d) dari Rp106,3 triliun pada Desember 2014. Kemudian, non-performing loan (NPL) gross perusahaan pada Juni 2015 tercatat sebesar 3,48% atau naik 80 basis poin (bps) dari 2,68% di bulan yang sama tahun lalu.

Kinerja BII sampai Juni 2015 tersebut menyumbang perolehan laba bersih senilai Rp388 miliar atau naik 13,9% secara tahunan (y-o-y). Peningkatan tersebut ditopang kenaikan pendapatan bunga bersih yang juga disumbang tumbuhnya margin bunga bersih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bii
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top