Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Beban Operasional Naik, Laba Bank Terkontraksi

Tingginya pertumbuhan beban operasional disebut sebagai penyebab utama penurunan laba perbankan tahun lalu.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 06 Maret 2016  |  18:56 WIB
Beban Operasional Naik, Laba Bank Terkontraksi
Ilustrasi - www.udku.com.au
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Tingginya pertumbuhan beban operasional disebut sebagai penyebab utama penurunan laba perbankan tahun lalu.

Analis Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Seno Agung Kuncoro mengatakan pada Desember 2015 pertumbuhan laba industri perbankan mengalami kontraksi sebesar 7,01% secara tahunan.

"Penurunan laba tersebut disumbangkan oleh rendahnya pertumbuhan pendapatan bunga dibanding beban bunga. Terutama berasal dari peningkatan beban operasional selain bunga," katanya dalam Laporan Perekonomian dan Perbankan Februari 2016, Minggu (6/3/2016).

Pertumbuhan pendapatan bunga sebesar 13,8% year on year di akhir tahun lalu masih lebih lambat dibandingkan pertumbuhan beban bunga yang mencapai sebesar 15,1% y-o-y.

"Sehingga pertumbuhan pendapatan bunga bersih hanya sebesar 12,5%," lanjutnya.

Adanya tekanan pada beban operasional selain bunga yang naik sebesar 42,1% y-o-y pada Desember 2015 juga membuat laba bersih bank mengalami kontraksi.

Tingginya pertumbuhan beban operasional selain bunga terutama disumbangkan oleh pencadangan kredit bermasalah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri perbankan laba bank
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top