Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kepercayaan Pasar Naik, Pefindo Tingkatan Rating BTN jadi idAA+

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) meningkatkan peringkat PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. dari sebelumnya idAA menjadi idAA+ atau Double A Plus.
Ihda Fadila
Ihda Fadila - Bisnis.com 22 Maret 2016  |  20:18 WIB
BTN
BTN

Bisnis.com,JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) meningkatkan peringkat PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. dari sebelumnya idAA menjadi idAA+ atau Double A Plus.

Eko Waluyo, Corporate Secretary BTN, mengatakan peningkatan rating BTN dari Pefindo ini menunjukkan kepercayaan pasar atas korporasi termasuk surat utang yang diterbitkan BTN selama ini.

“Kami menyambut baik peningkatan rating ini dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sehingga Pefindo menaikkan peringkat BTN. Ini akan memacu semangat kami untuk bekerja lebig baik lagi di masa mendatang,” ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima, Selasa (22/3/2016).

Selain meningkatkan rating korporasi dari idAA menjadi idAA+, Pefindo juga meningkatkan rating atas surat utang yang diterbitkan BTN. Adapun surat utang yang diterbitkan oleh Bank BTN antara lain :

-Obligasi XII Bank BTN Tahun 2006

-Obligasi XIV Bank BTN Tahun 2010

-Obligasi XV Bank BTN Tahun 2011

-Obligasi Berkelanjutan I Bank BTN Tahap I Tahun 2012

-Obligasi Berkelanjutan I Bank BTN Tahap II Tahun 2013

-Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I Tahun 2015 Seri A

-Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I Tahun 2015 Seri B

-Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I Tahun 2015 Seri C

-Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I Tahun 2015 Seri D

Surat utang yang diterbitkan BTN tersebut oleh Pefindo ditingkatkan ratingnya dari idAA menjadi idAA+ atau doble plus, seperti halnya rating untuk korporasi.

Pemeringkatan ini dalam rangka memenuhi peraturan Bapepam dan LK Nomor : IX.C.11 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor : Kep-712/BL/2012 tanggal 26 Desember 2012 tentang Pemeringkatan Efek Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk. Pemeringkatan ini berlaku untuk periode 18 Maret 2016 sampai dengan 1 Maret 2017.

Eko menambahkan peringkat yang diperoleh BTN tersebut mencerminkan dukungan yang kuat dari pemerintah sebagai pemegang saham pengendali, posisi usaha yang sangat kuat di segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan profil permodalan yang kuat.

“Naiknya rating tersebut juga menunjukkan adanya perbaikan fundamental yang kuat di BTN. Dengan naiknya rating BTN ini, akses dana pasar modal akan lebih luas dengan biaya yang lebih murah sehingga cost of fund perseroan akan lebih efisien dan kinerja perseroan dapat meningkat lagi,” katanya.

BTN berhasil mencatatkan kinerja yang sangat memuaskan pada 2015. Di tengah kondisi perkenomian nasional yang melambat, BTN justru menunjukan pertumbuhan yang sangat kuat.

Kredit dan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh melampaui angka industri. Sementara rata-rata perbankan mengalami penurunan pendapatan, Laba bersih BTN meningkat dengan sangat signifikan.

Begitu juga dengan kualitas kredit. Di tengah NPL perbankan yang memburuk akibat perlambatan ekonomi dan peningkatan risiko nilai tukar, NPL BTN mengalami perbaikan yang signifikan.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btn
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top