Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Per Mei 2016, Pembiayaan FIF Naik 14%

Perusahaan pembiayaan PT Federal International Finance (FIF Group) mencatatkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 14% pada Mei 2016.
FIF membukukan pembiayaan sebesar Rp12,42 triliun per Mei 2016/Ilustrasi-Reuters
FIF membukukan pembiayaan sebesar Rp12,42 triliun per Mei 2016/Ilustrasi-Reuters

Bisnis.com,JAKARTA - Perusahaan pembiayaan PT Federal International Finance (FIF Group) mencatatkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 14% pada Mei 2016.

Direktur Keuangan FIF Group Hendry Christian Wong mengatakan sampai dengan Mei 2016 perseroan berhasil membukukan pembiayaan sebesar Rp12,42 triliun atau tumbuh sebesar 14% secara tahunan (year on year).

"Faktor pendorong pertumbuhan pembiayaan FIF Group sampai dengan bulan kelima tahun ini antara lain adalah upaya pengembangan jaringan operasional dan meningkatnya pangsa pasar produk otomotif dibawah naungan Astra Group," kata Hendry kepada Bisnis, Kamis (23/6/2016).

Dia menuturkan, segmen yang berkontribusi terbesar terhadap total penyaluran pembiayaan ialah segmen pembiayaan sepeda motor baru dengan kontribusi sebesar 65%, sisanya berasal dari pembiayaan sepeda motor bekas, mobil, dan multiguna.

Sementara itu, Direktur Utama FIF Group Suhartono mengatakan sepanjang tahun ini perusahaan menargetkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 10% atau menjadi Rp31,6 triliun. Pada tahun lalu, total pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp28,8 triliun.

Untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan, FIF Group berkomitmen melakukan perluasan bisnis di sektor pembiayaan multiguna. Pada tahun ini, perusahaan akan mulai menawarkan produk pembiayaan ibadah umroh kepada konsumen.

Selain itu, program proyek percontohan (pilot project) bagi perusahaan pembiayaan atau multifinance untuk bisa menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) juga dinilai bisa mendorog kinerja yang lebih positif.

"Untuk program penyaluran KUR, FIF Group menargetkan bisa menyalukan kredit sebesar Rp500 miliar dari total target penyaluran KUR multifinance yang mencapai Rp1,2 triliun," ujarnya.

Kendati demikian, dia mengungkapkan saat ini pihaknya masih terus berupaya mempercepat proses pemenuhan persyaratan untuk dinyatakan resmi sebagai penyalur KUR. Adapun, proses penyaluran kredit mikro tersebut nantinya akan dipercayakan kepada FIF Spektra.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper