Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Integrasi HSBC dan Bank Ekonomi Raharja: Ingin Kerja di Entitas Baru atau Tunggu KCBA Tutup

HSBC Indonesia memberikan kesempatan bagi karyawan yang ingin tetap bekerja di entitas yang baru hasil integrasi dengan PT Bank Ekonomi Raharja.
Abdul Rahman
Abdul Rahman - Bisnis.com 25 Oktober 2016  |  05:24 WIB

Bisnis.com,JAKARTA- HSBC Indonesia memberikan kesempatan bagi karyawan yang ingin tetap bekerja di entitas yang baru hasil integrasi dengan PT Bank Ekonomi Raharja.

Kemalsjah Siregar, konsultan hukum HSBC Indonesia yang ditunjuk mewakili perusahaan mengatakan bagi yang bersedia maka masa kerja di tempat sebelumnya akan dilanjutkan dan gaji yang diberikan tetap.

"Tapi kalau tidak mau boleh tetap di HSBC sampai nanti tutup yang waktunya diperkirakan sekitar 2 tahun lagi," katanya kepada Bisnis.com di Jakarta, Senin (24/10/2016).

Jumlah karyawan HSBC Indonesia saat ini sekitar 2.600 orang. Sedangkan Bank Ekonomi berjumlah 1.900 orang.

HSBC Indonesia tengah merampungkan proses integrasi dengan Bank Ekonomi sebagai kelanjutan dari akuisisi kepemilikan saham mayoritas. Saat ini status HSBC Indonesia adalah kantor cabang bank asing (KCBA) dari HSBC Group.

Proses intergrasi akan menggunakan metode transaksi pengalihan aset dan kewajiban (asset and liabilty transfer) dan telah mendapatkan rekomendasi serta persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selama proses integrasi tersebut, seluruh aset dan kewajiban HSBC Indonesia akan dialihkan sepenuhnya ke entitas baru termasuk seluruh karyawannya. Nantinya setelah seluruh proses selesai entitas baru ini akan bernama PT Bank HSBC Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hsbc
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top