Cari Asuransi Kesehatan untuk Orang Tua Anda? Perhatikan dulu Hal-Hal Penting Berikut agar Tidak Salah Pilih

Memiliki usia lanjut memang rentan dengan yang namanya sakit. Mempunyai sebuah produk asuransi kesehatan bisa menjadi sebuah kelegaan tersendiri bagi mayoritas orang.
MediaDigital | 29 Desember 2017 07:33 WIB

Memiliki usia lanjut memang rentan dengan yang namanya sakit.  Mempunyai sebuah produk asuransi kesehatan bisa menjadi sebuah kelegaan tersendiri bagi mayoritas orang.  Tidak hanya untuk berjaga-jaga, tapi juga untuk menutupi biaya pengobatan yang kian hari semakin tinggi.  Tentu Anda tidak ingin sudah tertimpa sakit lalu kesulitan membayar biaya pengobatan.  Memang sangat terbantu jika memiliki produk asuransi.  Boleh saja memiliki asuransi kesehatan untuk orang tua Anda, namun jangan asal pilih, perhatikanlah hal-hal berikut ini.

  1. Menyesuaikan dengan Kondisi Kesehatan

Memang banyak manfaat yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan lansia.  Namun Anda harus mencari tahu dulu apakah semua manfaat tersebut akan dirasakan atau akan sia-sia begitu saja.  Tak sedikit orang menyesal membeli asuransi kesehatan dikarena kan manfaatnya yang tidak terpakai dengan maksimal.  Oleh karena itu pertimbangkan dengan baik kondisi kesehatan sebelum menentukan asuransi kesehatan orang tua Anda.

2. Mempertimbangkan Nilai Biaya Kesehatan

Mengingat biaya kesehatan yang semakin hari terus naik, sebaiknya tentukanlah produk asuransi kesehatan yang akan Anda gunakan.  Dengan naiknya biaya kesehatan, biaya premi dan pertanggungan dari perusahaan asuransi secara otomatis akan naik juga.  Perikirakan lah seberapa tinggi inflasi yang mungkin ada agar nilai pertanggungan asuransi dapat menutupi semua biaya kesehatan Anda.

3. Pertimbangan Batas Usia

Sebelum mendaftar asuransi kesehatan lansia, perlu Anda ketahui dulu batas masuk usia, karena setiap produk asuransi memiliki peraturan yang berbeda.  Rentan usia yang digunakan biasanya maksimal 50, 60, hingga 70 tahun.

Sebagai contoh, asuransi kesehatan Manulife memiliki masa pertanggungan hingga tertanggung mencapai usia 99 tahun yang bisa Anda jadikan pilihan untuk orang tua Anda.

Lalu perhatikan ketentuan pre-existing condition yang merupakan semua penyakit, kondisi medis, maupun luka yang dulu atau sedang di alami.  Ada perusahaan asuransi yang menanggung biaya penyakit pre-existing  ada yang tidak menanggung biayanya seperti Sinarmas atau Prudential.  Hal lainya yang juga perlu diamati adalah periode eliminasinya, dimana periode ini memiliki syarat eliminasi terhadap penyakit berdasarkan waktu tertentu. Contohnya, apabila periode eliminasi 60 hari, maka pemegang polis baru bisa mendapatkan jaminan biaya perawatan bila sakit setelah 60 hari.

Setelah mengetahui berbagai alasannya, saatnya mengetahui jenis-jenis asuransi kesehatan lansia.

  1. Stand Alone

Jenis asuransi kesehatan yang pertama adalah asuransi kesehatan stand alone.  Produk asuransi kesehatan lansia yang satu ini bukan merupakan bagian dari asuransi jiwa.  Namun asuransi kesehatan stand alone in adalah jenis asuransi kesehatan murni dimana Anda bisa langsung mendapatkannya tanpa perlu mempunyai asuransi jiwa unit link sebelumnya.

2. Rawat Inap

Jenis asuransi kesehatan lansia selanjutnya adalah rawat inap.  Seperti judulnya, jenis asuransi kesehatan lansia ini merupakan rawat inap di rumah sakit yang merupakan bagian dari  asuransi jiwa unit link.  Asuransi ini bisa juga disebut rider atau yang artinya adalah asuransi tambahan.  Namun sebagai syaratnya Anda harus membeli asuransi jenis unit link sebelumnya, baru dapat mengambil perlindungan tambahan ini.

Produk asuransi kesehatan lansia memang lebih rumit dengan produk asuransi biasa.  Namun kita harus memikirkan kebutuhan lansia sendiri.  Selain itu besaran premi produk asuransi kesehatan lansia tergantung dengan pilihan rencana mana yang Anda pilih.  Semakin lengkap yang Anda pilih, maka semakin besar pula nilai preminya.

Orang lanjut usia lebih butuh biaya kesehatan yang besar.  Selain rentan sakit, biasanya penyakit orang lansia bisa dibilang lebih kompleks.  Seperti contoh ginjal, hati, diabetes dan lainnya.  Tingginya risiko lansia terserang penyakin ini mesti di-cover dengan pemilihan produk asuransi yang sesuai.  Jadi, penting bagi Anda untuk mencermati besaran limit tahunan dan limit per item perawatan biaya kesehatan yang ditanggung.

Tag : asuransi kesehatan
Editor : MediaDigital

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top