Generali Agresif Pasarkan Unit-Linked

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) kian agresif memasarkan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit-linked.
Azizah Nur Alfi | 22 Februari 2018 16:28 WIB
Unit Linked -

Bisnis.com, JAKARTA – PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) kian agresif memasarkan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit-linked.

Chief Marketing and Product Management Generali Indonesia Vivin Arbianti menyampaikan, produk unit-linked berkontribusi 90% terhadap pendapatan premi. Perseroan menargetkan pendapatan premi dari produk unit-linked dapat tumbuh dua digit tahun ini.

Guna mencapai target tersebut, pihaknya akan memperkuat kanal distribusi keagenan dan bancassurance. Dia mengatakan, perseroan akan menambah agen dari 14.000 agen pada tahun lalu menjadi 20.000 agen hingga akhir tahun ini.

Selain itu, mitra bancassurance akan bertambah tahun ini. Saat ini, Generali telah memliki delapan mitra bancassurance. Optimisme target pertumbuan unit-linked yang tinggi dapat tercapai karena Generali telah memiliki 130 agen MDRT pada tahun ini, dari 80 agen MDRT pada tahun lalu.

Kanal distribusi keagenan berkontribusi 60% terhadap pendapatan premi perseroan. Adapun, 40% lainnya berasal dari kontribusi kanal distribusi bancassurance.

“Dengan semua pendorong itu, pertumbuhan premi unit-linked akan tinggi,” katanya, Kamis (22/2/2018).

Vivin menambahkan, perseroan juga berencana meluncurkan lima produk unit-linked pada tahun ini. Generali juga baru saja meluncurkan fasilitas pembelajaran e-learning guna meningkatkan profesionalisme agen seperti pengetahuan terkait produk.

“Kami yakin unit-linked potensinya masih sangat besar,” katanya.

Tag : unit linked
Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top