Isi Saldo Go-Pay akan Dikenai Biaya, Ini Tanggapan BNI

Setiap melakukan transaksi isi saldo via Go-Pay akan dikenai biaya jasa atau fee.
Abdul Rahman | 20 Maret 2018 12:21 WIB
Aplikasi Go-Pay - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA-Setiap melakukan transaksi isi saldo via Go-Pay akan dikenai biaya jasa atau fee.

SEVP Digital Banking PT Bank Negara Indonesia Tbk. Dadang Setiabudi mengatakan, penetapan biaya jasa tersebut merupakan wujud upaya mendukung sistem pembayaran di Indonesia.

"Untuk menjaga agar Go-Pay dan perbankan di Indonesia dapat menghadirkan layanan terbaik bagi pengguna atau nasabah," katanya kepada Bisnis, Selasa (20/3/2018).

Sebelumnya, PT Gojek Indonesia (Gojek) mengumumkan bahwa per 30 April 2018, setiap kali isi saldo Go-Pay akan dikenakan biaya jasa sebesar Rp1.000 per transaksi.

Keputusan tersebut berlaku untuk transaksi melalui tujuh bank yaitu PT Bank Central Asia Tbk., PT Bank Permata Tbk., PT Bank CIMB Niaga Tbk.

Selain itu., PT Bank Tabungan Negara Tbk., PT Bank Mandiri Tbk., PT Bank Negara Indonesia Tbk., dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.

GoPay merupakan layanan pembayaran berbasis server beroperasi sendiri di bawah perusahaan PT Dompet Anak Bangsa dan hanya dapat digunakan dalam aplikasi Gojek.

Tag : bank bni, Gojek
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top