5 Berita Populer Finansial, Ini Sebab Fintech Unggul Dibanding Bank dan BTN Ambil 10% Linkaja

Kabar perusahaan fintech lebih unggul dibandingkan dengan perbankan, e-commerce, dan perusahaan telekomunikasi dalam hal pengembangan layanan uang elektronik jadi berita terpopuler kanal Finansial malam ini, Kamis (21/2/2019)
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 21 Februari 2019  |  19:39 WIB
5 Berita Populer Finansial, Ini Sebab Fintech Unggul Dibanding Bank dan BTN Ambil 10% Linkaja
lustrasi pembayaran menggunakan barcode di ponsel pintar. Fintech dinilai lebih unggul dibandingkan dengan perbankan, e/commerce, dan perusahaan telekomunikasi dalam hal pengembangan layanan uang elektronik. / Wikimedia Common

1. Fintech Unggul dalam Persaingan Uang Elektronik, Ini Sebabnya

Perusahaan teknologi finansial atau financial technology (fintech) lebih unggul dibandingkan dengan perbankan, e-commerce, dan perusahaan telekomunikasi dalam hal pengembangan layanan uang elektronik.

Mengacu kepada riset yang dipublikasikan oleh Morgan Stanley pada Kamis (21/2/2019), para responden survey menilai fintech unggul, baca selengkapnya di sini

2. Konsensus Yakin BI Tahan Suku Bunga 6%

Bank sentral akan menahan suku bunga acuan pada Februari ini, meskipun tantangan penanggulangan defisit transaksi berjalan semakin berat di tengah data ekspor Januari yang 'underperformed'.

Data konsensus 19 ekonom yang di survei Bloomberg, Rabu (20/02/2019), menunjukkan suara yang bulat bahwa Bank Indonesia tidak akan menaikkan suku bunganya dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 20-21 Januari 2019. Baca selengkapnya di sini

3. BTN Ambil Porsi 10% di LinkAja

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. memutuskan turut berpartisipasi dalam Link Aja, yakni layanan pembayaran berbasis Quick Response Code yang diselenggarakan oleh bank-bank pelat merah.

Porsi BTN mencapai 10% dari total investasi yang dibutuhkan oleh Link Aja. Baca selengkapnya di sini

4. Kebijakan BI Dinilai Dovish

Kebijakan bank sentral dalam negeri yang memutuskan suku bunga dinilai bernada longgar atau dovish.

Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk. Ryan Kiryanto menuturkan keputusan Bank Indonesia yang cenderung longgar disebabkan oleh sejumlah faktor. Baca selengkapnya di sini

5. Bersaing dengan Fintech, Bank Perlu Turunkan Biaya Transaksi

Persaingan antara perbankan dengan perusahaan fintech (financial technology) dalam bisnis pembayaran digital atau digital payment semakin ketat. Jika ingin memenangi persaingan, salah satu hal yang perlu dilakukan adalah mengurangi biaya transaksi.

Menurut survei AlphaWise yang dipublikasikan oleh Morgan Stanley pada Kamis (21/2/2019), bank perlu mempertimbangkan kembali model bisnis mereka dalam mencari pendapatan komisi. Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
berita populer

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup