5 Berita Populer Finansial, Bank Besar Mulai Lincah Salurkan Kredit Online dan CIMB Ajak Generasi Muda Jadi Entrepreneur

Kabar perbankan yang berupaya meningkatkan pelayanannya lewat pengembangan perbankan digital sebagai strategi bersaing dengan layanan financial technology jadi berita terpopuler kanal Finansial malam ini, Jumat (15/3/2019)
Oliv Grenisia | 15 Maret 2019 18:29 WIB
Bank-bank besar mulai lincah salurkan kredit online - flickr - Ilustrasi

1. Tiru Fintech, Bank-Bank Besar Ini Mulai Lincah Salurkan Kredit Online

Perbankan berupaya meningkatkan pelayanannya lewat pengembangan perbankan digital sebagai strategi bersaing dengan layanan financial technology.

Hal ini antara lain dilakukan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Baca selengkapnya di sini

2. CIMB Niaga Ajak Generasi Muda Jadi Entrepreneur Lewat Program AMDB 2019

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) melalui program Ayo Menabung dan Berbagi (AMDB) mengajak generasi muda untuk merintis jiwa wiraswasta guna menyiapkan masa depan yang lebih baik.

Dalam peluncuran program AMDB 2019 di Pontianak, Direktur Compliance Corporate Affairs and Legal CIMB Niaga Fransiska Oei, menyatakan program tersebut juga dirangkai dengan Entrepreneur Short Class demi menumbuhkan bibit-bibit wiraswasta muda. Baca selengkapnya di sini

3. Akulaku, Fintech Asal China Resmi Jadi Investor Baru di Bank Yudha Bhakti

PT Bank Yudha Bhakti Tbk. kedatangan investor baru yakni Akulaku, perusahaan teknologi finansial asal China.

Pada tahap pertama, Akulaku masuk ke emiten bersandi BBYB itu lewat akuisisi sebagian saham milik PT Gozco Capital, baca selengkapnya di sini

4. Kembangkan Keagenan, AIA Sasar Generasi Milenial

PT AIA Financial menyiapkan sejumlah strategi untuk menarik minat generasi milenial yang potensinya dinilai cukup signifikan untuk menjalani profesi agen di bisnis asuransi jiwa.

Direktur Keagenan PT AIA Financial Ang Tiam Kit mengatakan hingga saat ini, keterlibatan segmen tersebut dalam lini distribusi keagenan perusahaan masih terbilang kecil. Baca selengkapnya di sini

5. Tingkat Literasi Masih Jadi Pekerjaan Rumah Asuransi Wakaf di Indonesia

Rendahnya tingkat literasi dinilai masih menjadi pekerjaan rumah bagi industri asuransi syariah dalam mengembangkan pemasaran produk asuransi wakaf yang dinilai sangat potensial untuk pasar Indonesia.

Ketua Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Ahmad Sya'roni mengatakan hal itu masih menjadi tantangan utama yang mesti dipecahkan oleh seluruh pemangku kepentingan di sektor asuransi syariah. Baca selengkapnya di sini

Tag : berita populer
Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top