Bank Jatim Proyeksikan Hapus Buku Rp500 Miliar

Bank Jatim memproyeksikan total hapus buku atau write-off kredit bermasalah sepanjang tahun ini dapat mencapai sekitar Rp500 miliar.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 27 Mei 2019  |  13:44 WIB
Bank Jatim Proyeksikan Hapus Buku Rp500 Miliar
Bank Jatim

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) memproyeksikan total hapus buku atau write-off kredit bermasalah sepanjang tahun ini dapat mencapai sekitar Rp500 miliar. 

Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha mengatakan bahwa sampai dengan April 2019, realisasi hapus buku terhadap kredit bermasalah telah mencapai sekitar Rp220 miliar. 

“Sampai akhir tahun ini kurang lebih hapus buku akan mencapai Rp500 miliar,” ujarnya kepada Bisnis, pekan lalu. 

Guna mengimbangi hapus buku tersebut, lanjut Ferdian, Bank Jatim menargetkan kontribusi pendapatan dari sisi recovery kredit bermasalah yang telah dihapusbukukan dapat mencapai nilai yang setara.

Di sisi lain, guna menjaga kualitas kredit, Bank Jatim akan lebih selektif terhadap permohonan kredit baru dan melakukan perbaikan ketentuan internal. Per kuartal I/2019, Bank Jatim mencatatkan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross pada level 3,46%, dan rasio NPL net pada level 0,7%. Penyumbang kredit bermasalah terbesar berasal dari debitur di segmen komersil.

Ferdian mengatakan, terkait restrukturisasi kredit, debitur dibebaskan dari biaya-biaya restrukturisasi kecuali yang dipungut oleh pihak ketiga seperti biaya notaris dan asuransi. Sementara itu, nilai restrukturisasi kredit sampai dengan April 2019 mencapai Rp116 miliar, menurun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, yaitu sebesar Rp219 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank jatim, kredit bermasalah

Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top