Tips Aman Bertransaksi di Luar Negeri dari Mastercard

Selain bersilaturahmi dengan kerabat, momen Idulfitri biasanya juga dimanfaatkan untuk berlibur bersama keluarga baik ke berbagai destinasi di dalam negeri, maupun ke luar negeri.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 03 Juni 2019  |  17:11 WIB
Tips Aman Bertransaksi di Luar Negeri dari Mastercard
MasterCard - Reuters/Soe Zeya Tun

Bisnis.com, JAKARTA — Selain bersilaturahmi dengan kerabat, momen Idulfitri biasanya juga dimanfaatkan untuk berlibur bersama keluarga baik ke berbagai destinasi di dalam negeri, maupun ke luar negeri.

Ketika berlibur ke luar negeri, ada baiknya masyarakat memperhatikan beberapa hal untuk menjamin keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi. Berikut ini adalah beberapa tips aman untuk melakukan transaksi di luar negeri yang dirilis oleh Mastercard pada Senin (3/6/2019).

Langkah pertama yang bisa dilakukan ialah dengan membawa uang tunai secukupnya, dan gunakan kartu debit untuk tarik tunai.

Mastercard mengimbau para pelancong untuk membawa uang tunai secukupnya, karena membawa uang dalam jumlah besar saat berpergian akan berisiko tinggi terhadap keamanan.

Untuk memberi kenyamanan kepada pelancong yang ingin berlibur ke luar negeri, seperti Inggris, Singapura, dan Malaysia, Mastercard memperkenalkan sebuah layanan bernama Mastercard ATM Locator yang dapat membantu untuk menemukan mesin-mesin ATM jaringan Mastercard terdekat.

Kedua, pelancong juga diimbau menyimpan kartu dan kontak bank di tempat yang aman, serta selalu waspada dan berhati-hati pada saat menggunakan mesin ATM yang berada di tempat minim penerangan. Sebelum melakukan transaksi, perlu juga diperhatikan ada atau tidaknya orang yang mencurigakan di sekitar ATM.

Untuk meningkatkan keamanan kartu, para pelancong dapat memanfaatkan fitur perlindungan tambahan seperti yang dimiliki Mastercard yaitu dengan teknologi chip EMV (Europay, Mastercard, Visa).

Layanan tersebut bekerja dengan cara membuat setiap transaksi menjadi unik dan tidak dapat ditiru, sehingga semakin memperkecil kemungkinan penipuan atau pencurian data transaksi.

Ketiga, pelancong diimbau untuk menggunakan personal identification number (PIN) yang berbeda untuk setiap kartu.

Keempat, periksa dan teliti setiap laporan transaksi. Hal itu sebaiknya dilakukan untuk memastikan tak ada transaksi lainnya yang mencurigakan. Jika ada transaksi mencurigakan, nasabah diminta untuk segera melaporkan ke bank terkait.

Sebelum berpergian, pelancong juga disarankan untuk menghubungi bank  dan memberikan notifikasi mengenai rencana perjalanan. Dengan demikian, bank akan membantu memonitor transaksi, dan segera mengirimkan notifikasi saat ada transaksi yang mencurigakan. 

Apabila bank menawarkan fitur notifikasi transaksi melalui SMS, aktifkan fitur tersebut sebelum berpergian agar ada notifikasi dari setiap transaksi yang dilakukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mastercard, Transaksi Nontunai

Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top