Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Didukung PNM, PNM Investment Management Akan Terbitkan Saham Baru

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM mempertimbangkan penerbitan saham baru PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNMIM) sebagai pengganti rencana akuisisi oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk,.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 18 Juli 2019  |  15:25 WIB
Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM) Arief Mulyadi (kanan) dan Komisaris Utama PNM Agus Muharram memberikan paparan dalam bincang santai jelang buka puasa di Jakarta, Rabu (15/5/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM) Arief Mulyadi (kanan) dan Komisaris Utama PNM Agus Muharram memberikan paparan dalam bincang santai jelang buka puasa di Jakarta, Rabu (15/5/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, BUKIT TINGGI – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM mempertimbangkan penerbitan saham baru PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNMIM) sebagai pengganti rencana akuisisi oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk,.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menuturkan, kinerja PNMIM masih sangat baik dalam beberapa tahun terkahir. Oleh karena itu, PNM merasa penerbitan saham baru akan lebih baik untuk PNMIM agar dapat ekspansi lebih jauh.

"Mereka [BTN] kan sudah akusisi saham kami 30%, sekarang ini lagi dalam proses kelengkapan dokumen, karena mereka juga sudah masuk sebagai pemegang saham pengendali. Rencana ke depannya kami sedang pertimbangkan untuk penerbitan saham baru saja. Kami akan diskusikan dengan BTN," katanya kepada Bisnis, Rabu (17/7/2019).

Mengenai penawaran harga saham nantinya, Arief menyampaikan bahwa PNM masih membahasnya.

"Tetapi pertimbangan utama kami adalah peningaktan volume bisnis PNMIM ini dulu," ujarnya.

Adapun, total portofolio efek milik PNM Dana Tunai pada tahun lalu tercatat Rp258,91 miliar, atau naik 3,6 kali lipat dari aset tahun sebelumnya Rp71,45 miliar.

Namun sayangnya, laba sebelum pajak tercatat turun 65,94% (year-on-year/yoy) dari Rp22,85 menjadi Rp13,77 miliar tahun ini.

Sebagai informasi, PNMIM adalah manajer investasi yang melakukan penawaran umum unit penyertaan PNM Dana Tunai secara terus menerus sampai dengan batas yang ditentukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pnm
Editor : Emanuel B. Caesario
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top