Utang Duniatex Capai Rp17 Triliun, Terbesar Eximbank dan Bank Mandiri

Sejumlah bank diketahui tengah melakukan restrukturisasi utang yang diberikan kepada Duniatex Group senilai Rp17 triliun. Salah satu perusahaan tekstil terbesar di Tanah Air itu sebelumnya telah gagal membayar kupon obligasi dolar Amerika Serikat dari surat utang yang diterbitkan pada Maret senilai US$300 juta.
Hendri Tri Widi Asworo
Hendri Tri Widi Asworo - Bisnis.com 23 Juli 2019  |  14:05 WIB
Utang Duniatex Capai Rp17 Triliun, Terbesar Eximbank dan Bank Mandiri
Industri benang - Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah bank diketahui tengah melakukan restrukturisasi utang yang diberikan kepada Duniatex Group senilai Rp17 triliun. Salah satu perusahaan tekstil terbesar di Tanah Air itu sebelumnya telah gagal membayar kupon obligasi dolar Amerika Serikat dari surat utang yang diterbitkan pada Maret senilai total US$300 juta.

Menurut sumber Bisnis yang mengetahui rencana tersebut, bank nasional yang terlibat dalam restrukturisasi kredit itu lebih dari 20 bank. Kredit tersebut diberikan melalui sindikasi maupun secara bilateral kepada kelompok usaha Duniatex.

 “Telah ditunjuk pihak ketiga, AJ Capital Advisory untuk menangani restrukturisasi kredit tersebut. Saat ini masih dalam proses perhitungan restrukturisasi,” ujarnya di Jakarta, Senin (22/7/2019).

Sejumlah bank yang terlibat dalam pemberian kredit itu, seperti Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau Indonesian Eximbank dengan nilai terbesar sekitar Rp3 triliun, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. senilai Rp2,7 triliun, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sebesar Rp1 triliun.

Sementara itu, dalam riset JP Morgan, kemarin, disebutkan bahwa sedikitnya ada 10 bank yang menjadi kreditur anak usaha Duniatex Group, PT Duta Merlin Dunia Textile (DMDT). Nilai kredit yang disalurkan sepanjang 2018 sebesar Rp5,25 triliun dan US$362,3 juta. Sebanyak 58% di antaranya merupakan kredit sindikasi.

JP Morgan memperkirakan Duniatex Group memiliki total pinjaman jauh lebih besar dibandingkan dengan anak usahanya, DMDT.

“Sebagai contoh tim kami menemukan bahwa Duniatex memiliki kredit modal kerja senilai Rp5,4 triliun yang bergulir setiap 12 bulan. Duniatex telah menunjuk penasihat keuangan untuk kemungkinan resktrukturisasi,” demikian mengutip riset J.P Morgan yang ditulis oleh Harsh Wardhan Modi, Anurag Rajat, dan Gaurav Khandewal, Senin (22/7/2019).

JP Morgan menyebut Bank Mandiri mengklarifikasi memiliki eksposur kredit sebesar Rp2,2 triliun kepada Duniatex. Jumlah tersebut turun dari sebelumnya Rp3,4 triliun per Desember 2018. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank mandiri, Industri Tekstil, duniatex

Editor : Hendri Tri Widi Asworo
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top