Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasang Target Kredit Ambisius, Bank Mantap Ingin Segera Naik Kelas

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) optimistis dapat menembus bank umum kelompok usaha (BUKU) III pada 2021, seiring dengan pertumbuhan organik yang signifikan.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 23 Oktober 2019  |  15:09 WIB
Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) Josephus Kurnianto Triprakoso (tengah) berbincang dengan Direktur Business Nurkholis Wahyudi (kanan), disaksikan Senior Executive Vice President Finance, Retail & Digital Banking Fajar Ari Setiawan, usai meresmikan program Mantap Mencari Mentor, di Jakarta, Selasa (26/2/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) Josephus Kurnianto Triprakoso (tengah) berbincang dengan Direktur Business Nurkholis Wahyudi (kanan), disaksikan Senior Executive Vice President Finance, Retail & Digital Banking Fajar Ari Setiawan, usai meresmikan program Mantap Mencari Mentor, di Jakarta, Selasa (26/2/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) optimistis dapat menembus bank umum kelompok usaha (BUKU) III pada 2021, seiring dengan pertumbuhan organik yang signifikan.

Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso menyampaikan perseroan memiliki keuntungan kompetitif (competitive adventage) yang unik dan sulit ditandingi bank lain.

Hal ini membuat, optimalisasi bisnis kredit pensiunan cukup baik mendongkrak fungsi intermediasi serta rentabilitas.

"Kalau dalam road map kami, 2021 itu kami sudah bisa menempuh BUKU III. Laba kami tumbuh cukup baik setiap tahunnya," katanya usai paparan publik atas Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) tahap I, Rabu (23/10).

Sebagai informasi, Bank Mantap akan menerbitkan obligasi dalam skema PUB tahap I dengan target indikatif Rp 1 triliun. Obligasi ini merupakan bagian dari rencana PUB sebesar Rp4 triliun hingga 2022. Adapun kupon yang ditawarkan berkisar 7,90 persen - 8,35 persen.

Penghimpunan dana non konvensional ini merupakan bahan bakar untuk mendorong kinerja fungsi intermediasi yang dijaga tumbuh di atas 30 persen (year-on-year/ yoy) setiap tahunnya.

Sampai dengan akhir bulan Agustus 2019 total aset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp24,55 triliun atau tumbuh sekitar 41,7 persen, sedangkan penghimpunan dana pihak ketiga mencapai Rp18,37 triliun tumbuh sampai dengan 40,5 persen.

Untuk penyaluran kredit berkisar Rp 18,69 triliun, naik 34,6 persen yoy. Khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 17,32 triliun dengan persentase tumbuh 41,3 persen yoy, sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar Rp270,7 miliar naik sampai dengan 19,6 persen dari periode tahun sebelumnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bank Mantap
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top