Survei GoBear : Kesadaran Perencanaan Keuangan Masyarakat Indonesia Rendah

Financial Health Index (FHI) masyarakat Indonesia menunjukkan orang Indonesia baru memulai perencanaan keuangan terkait pensiun pada usia 41 tahun.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 30 Oktober 2019  |  15:20 WIB
Survei GoBear : Kesadaran Perencanaan Keuangan Masyarakat Indonesia Rendah
Ilustrasi dana pensiun. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Meski pengetahuan masyarakat Indonesia tentang produk keuangan konvensional sudah cukup tinggi, tapi kesadaran terkait perencanaan keuangan masih rendah.

Hal itu merupakan salah satu hasil survei GoBear Financial Health Index (FHI), sebuah survei keuangan yang melibatkan responden dari sejumlah negara di Asia Tenggara yang dilakukan oleh GoBear.

FHI adalah hasil studi yang dilakukan dengan tujuan untuk memahami apa yang masyarakat Asia pikirkan, rasakan, dan lakukan terkait dengan kesehatan keuangan mereka. FHI menjadi sumber informasi bagi para ahli dan pengguna, untuk memahami dan mempelajari kebiasaan dan perilaku seputar kesehatan keuangan pribadi yang berlaku di Asia.

"Lewat situs GoBear, siapapun bisa mengakses produk keuangan yang dicari, secara singkat atau sederhana dan transparan. Para pengguna hanya perlu memasukkan profil dan akan keluar rekomendasi produk keuangan yang paling tepat dan sesuai dengan profilnya. Mereka juga dapat membandingkan produk keuangan yang tersedia dengan lebih mudah,” terang Country Director GoBear Indonesia Tris Rasika di Jakarta, Rabu (30/10/2019).

FHI sebagai inisiatif pendidikan utama tentang kesehatan keuangan berupaya mengidentifikasi pola sikap dan perilaku keuangan masyarakat Indonesia. FHI juga menawarkan konsep kesehatan keuangan yang memperhitungkan tiga komponen, yakni literasi keuangan, keamanan keuangan, dan inklusi keuangan. 

Dia melanjutkan FHI membawa informasi kesehatan keuangan dengan menggunakan pendekatan yang berpusat pada manusia dan membuatnya relevan dalam konteks financial technology (fintech).

Metode survei yang digunakan FHI adalah wawancara kuantitatif secara daring dengan karakteristik responden yang beragam di empat lokasi Asia, yaitu Indonesia, Hong Kong SAR, Singapura, dan Thailand. Dengan usia mulai dari 18-65 tahun, jumlah gender yang seimbang, pendapatan bulanan, hingga akses internet yang mereka miliki.

Hasil studi FHI mengungkapkan fakta menarik, bahwa pada usia 35 tahun, orang Indonesia bahkan belum memulai perencanaan keuangan dan pada usia 41 tahun baru memulai perencanaan keuangan terkait pensiun

Orang Indonesia juga merasa aman secara keuangan (nilai 7,5 dari skala 1-10), tetapi hanya 37 persen dari mereka yang memiliki tabungan untuk mencukupi kebutuhan hidup lebih dari 6 bulan jika mereka kehilangan sumber pendapatan utamanya.

Namun, pengetahuan masyarakat Indonesia mengenai tabungan, asuransi jiwa, dan asuransi kesehatan sudah sangat baik dengan persentase di atas 80 persen. Adapun pengetahuan tentang saham, obligasi, dan derivatif masih cenderung rendah dengan persentase di bawah 55 persen.

Survei ini juga menunjukkan kepemilikan produk keuangan yang paling tinggi adalah tabungan dan asuransi kesehatan dengan persentase 90 persen.

Fakta-fakta tersebut membuat GoBear berusaha membantu masyarakat untuk mengerti dan memahami agar dapat mengatasi masalah keuangan baik pribadi maupun keluarga. Platform GoBear Indonesia berfungsi membantu pengguna menemukan produk keuangan yang paling tepat berdasarkan profil dan kebutuhan mereka.

GoBear Indonesia adalah bagian dari GoBear, supermarket keuangan terkemuka di Asia yang mempunyai misi meningkatkan kesehatan keuangan para penggunanya.

Di Asia, GoBear juga hadir di Singapura, Hong Kong, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. GoBear Indonesia sudah tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan No. S-97/MS.72/2019 dan tergabung sebagai anggota di Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perencanaan keuangan, dana pensiun

Editor : Annisa Margrit
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top