BPD DIY Sambut Positif Penurunan Suku Bunga KUR

Direktur Pemasaran BPD DIY Agus Trimurjanto mengatakan, penurunan suku bunga KUR diikuti dengan munculnya harapan pengusaha di sektor ritel lebih cepat berkembang. Hal ini diyakini berdampak positif untuk BPD DIY.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 13 November 2019  |  04:48 WIB
BPD DIY Sambut Positif Penurunan Suku Bunga KUR
BPD DIY - Wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta (BPD DIY) menyambut baik rencana pemerintah menurunkan suku bunga kredit usaha rakyat (KUR) tahun depan.

Direktur Pemasaran BPD DIY Agus Trimurjanto mengatakan, penurunan suku bunga KUR diikuti dengan munculnya harapan pengusaha di sektor ritel lebih cepat berkembang. Hal ini diyakini berdampak positif untuk BPD DIY.

“Dengan penurunan suku bunga KUR tidak berdampak negatif terhadap Bank BPD DIY, karena batasan plafon KUR maksimal Rp500 juta. Di sisi lain, nasabah kami yang telah naik kelas dari mikro kecil ke menengah cukup besar,” tutur Agus kepada Bisnis, Selasa (12/11).

Sepanjang 2019 BPD DIY memiliki plafon KUR sebesar Rp350 miliar. Hingga Agustus 2019 nilai KUR yang sudah disalurkan BPD DIY mencapai Rp210,25 miliar.

Agus menyebut, pada 2020 BPD DIY akan mendapat tambahan plafon KUR Rp50 miliar. Tambahan ini membuat plafon KUR bank daerah ini menjadi Rp400 miliar per 2020.

Saat ini, suku bunga KUR yang berlaku adalah sebesar 7% dengan subsidi KUR Rp12,2 triliun. Adapun target penyaluran KUR pada 2019 mencapai Rp140 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kredit usaha rakyat, bpd diy

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top