Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Berita Populer Finansial, Pemerintah Cairkan Dana Rp9,13 Triliun untuk BPJS Kesehatan dan Bank yang Masih Terbelenggu Kredit Bermasalah

Kabar pada pekan ini pemerintah mencairkan dana Rp9,13 triliun untuk BPJS Kesehatan jadi berita terpopuler kanal Finansial, Rabu (20/11/19).
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 20 November 2019  |  20:05 WIB
Warga berjalan di lobi kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Jakarta Timur, di Jakarta, Rabu (30/10/2019). Presiden Joko Widodo resmi menaikan iuran BPJS Kesehatan sebesar 100 persen yang akan berlaku mulai 1 Januari 2020 bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan peserta bukan pekerja menjadi sebesar Rp42 ribu per bulan untuk kelas III, Rp110 ribu per bulan untuk kelas II dan Rp160 ribu per bulan untuk kelas I. - ANTARA FOTO/M. Risyal Hidayat
Warga berjalan di lobi kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Jakarta Timur, di Jakarta, Rabu (30/10/2019). Presiden Joko Widodo resmi menaikan iuran BPJS Kesehatan sebesar 100 persen yang akan berlaku mulai 1 Januari 2020 bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan peserta bukan pekerja menjadi sebesar Rp42 ribu per bulan untuk kelas III, Rp110 ribu per bulan untuk kelas II dan Rp160 ribu per bulan untuk kelas I. - ANTARA FOTO/M. Risyal Hidayat

1. Pekan Ini, Pemerintah Cairkan Dana Rp9,13 Triliun untuk BPJS Kesehatan

Pemerintah akan mengucurkan dana Rp9,13 Triliun kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan pada Jumat (22/11/2019).

Dana tersebut merupakan selisih kenaikan iuran peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung oleh pemerintah. Baca selengkapnya di sini

2. Mereka yang Masih Terbelenggu Kredit Bermasalah

Secara industri kualitas aset perbankan masih terkendali. Namun, ternyata kondisi tersebut tidak mencerminkan semua bank.

Pasalnya masih ada sedikitnya lima bank yang masih berkutat perbaikan aset kredit. Baca selengkapnya di sini

3. Pembiayaan Bermasalah Muamalat Jebol Akibat Debitur Nakal

Belakangan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. kembali menjadi sorotan. Tumpukan pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF) membuat bank akhirnya membutuhkan suntikan modal berupa dana segar.

Zainulbahar Noor, direktur utama pertama Muamalat menceritakan bahwa NPF bank muncul akibat debitur yang memanfaatkan celah dari sistem syariah. Baca selengkapnya di sini

4. CIMB Niaga Syariah Kejar Pembiayaan Rp34,5 Triliun Sampai Akhir Tahun

Unit usaha syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk. menargetkan penyaluran pembiayaan bisa tumbuh 30 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) hingga akhir 2019.

CIMB Niaga Syariah memasang target penyaluran pembiayaan hingga akhir tahun mencapai Rp34,5 triliun. Baca selengkapnya di sini

5. Bank Mandiri Gandeng Avaloq Kelola AUM Senilai US$14 Miliar

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menggandeng perusahaan asal Swiss yang bergerak dibidang pengembangan dan perangkat lunak, Avaloq Banking Suite untuk menjalankan divisi manajemen kekayaan Asset Under Management (AUM) senilai US$14 miliar.

Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan melalui kerjasama ini perseroan berharap dapat mendukung visi Bank Mandiri, baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpjs kesehatan kredit bermasalah
Editor : Surya Rianto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top