Bank Muamalat Jajaki Bisnis Dengan Pengusaha Malaysia

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. menjajaki peluang bisnis dengan pengusaha asal Malaysia.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 28 November 2019  |  17:42 WIB
Bank Muamalat Jajaki Bisnis Dengan Pengusaha Malaysia
Chief of Corporate Banking Officer Bank Muamalat Irvan Yulian Noor saat presentasi di hadapan pengusaha asal Malaysia, Senin (25/11). - Bisnis/istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. menjajaki peluang bisnis dengan pengusaha asal Malaysia.

Penjajakan ini dijembatani Malaysian External Trade Development Corporation (Matrade). Menurut Chief of Corporate Banking Officer Bank Muamalat Irvan Yulian Noor, pihaknya siap membantu investor Malaysia yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia, termasuk melakukan ekspansi atau business matching apabila dibutuhkan.

“Kami dengan senang hati siap membantu rekan-rekan pengusaha asal Malaysia yang ingin berekspansi ke Indonesia. Untuk itu kami menyiapkan produk yang cocok untuk pasar global antara lain seperti Foreign Exchange (Forex), multicurrency, sukuk, bank notes, islamic hedging, produk pembiayaan investasi, supply chain financing, dan terutama untuk pengembangan bisnis kelapa sawit,” ujar Irvan seperti tertulis dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (28/11/2019).

Hingga kini Bank Muamalat merupakan satu-satunya bank syariah Indonesia yang mengoperasikan kantor cabang penuh di Kuala Lumpur, Malaysia dengan layanan menyeluruh baik pendanaan, pembiayaan maupun jasa keuangan lainnya. Hal ini menjadi keunggulan bagi Muamalat jika hendak melakukan penjajakan bisnis dengan nasabah negeri jiran.

Penjajakan peluang bisnia Muamalat kali ini dilakukan dalam briefing & sharing session yang difasilitasi Matrade dan dihadiri sekitar 30 perwakilan dari 14 perusahaan menengah Malaysia. Tak main-main, perusahaan yang hadir memiliki omset per tahun Rp66 miliar hingga Rp1,65 triliun.

Sebagai informasi, pada 2018 nilai ekspor perusahaan yang tergabung dalam Mid-Tier Companies Development Programme yang diinisiasi oleh Matrade meningkat 10,9% secara tahunan hingga 11,6 miliar ringgit atau sekitar Rp39 triliun. Saat ini sekitar 253 perusahaan Malaysia telah berpartisipasi dalam program tersebut sejak tahun 2014.

Bank Muamalat sudah bekerja sama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam rangka membuka peluang bisnis dengan investor luar negeri. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama kedua belah pihak Oktober lalu

Dengan adanya kerja sama ini Bank Muamalat akan menjadi bank syariah rujukan bagi investor asing, khususnya Malaysia, yang hendak menanamkan modalnya di Indonesia. Dengan demikian investor asal Malaysia akan memiliki referensi untuk pendanaan melalui Bank Muamalat Indonesia sehingga dapat mempercepat proses realisasi investasi di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank muamalat

Editor : Hendri Tri Widi Asworo
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top