Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Erick Thohir Janjikan Kepastian Bagi Nasabah Jiwasraya Pada Maret

Erick tidak menjanjikan pengembalian dana keseluruhan nasabah Jiwasraya yang tersendat akan dilakukan pada bulan Maret mendatang karena masih terdapat rapat Panitia Kerja yang akan berlangsung ke depannya.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 29 Januari 2020  |  21:15 WIB
Meneg BUMN Erick Thohir (kanan) bersama Dirut Jiwasraya Hexana Tri Sasongko (kiri) bersiap mengikuti rapat kerja Panja Jiwasraya bersama komisi VI di Gedung Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (29/1/2020). Dalam raker tersebut Panja meminta Kementerian BUMN segera membayarkan polis asuransi nasabah yang dimulai pada bulan Maret 2020.ANTARA FOTO - Muhammad Iqbal
Meneg BUMN Erick Thohir (kanan) bersama Dirut Jiwasraya Hexana Tri Sasongko (kiri) bersiap mengikuti rapat kerja Panja Jiwasraya bersama komisi VI di Gedung Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (29/1/2020). Dalam raker tersebut Panja meminta Kementerian BUMN segera membayarkan polis asuransi nasabah yang dimulai pada bulan Maret 2020.ANTARA FOTO - Muhammad Iqbal

Bisnis.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut rapat tertutup Panitia Kerja di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (29/1/2020) guna membahas langkah-langkah yang diambil demi memastikan perlindungan nasabah.

"Kami juga mulai berikan solusi atau langkah awal pada Maret," ungkapnya.

Namun begitu, Erick tidak menjanjikan pengembalian dana keseluruhan nasabah Jiwasraya yang tersendat akan dilakukan pada bulan Maret mendatang karena masih terdapat rapat Panitia Kerja yang akan berlangsung ke depannya.

"Pasti kan namanya Panja [Panitia Kerja] ada beberapa kali, tapi paling tidak, kemauan Panja, perlindungan kepada nasabah menjadi prioritas utama dan opsinya harus mulai jalan. Tentu kami, Kementerian, punya kemauan yang sama termasuk Pak Jokowi," jelasnya.

Opsi pengembalian dana pada bulan Maret, lanjutnya, hanya bagian besar dari tindakan pemerintah. Namun, langkah yang harusnya dijalankan dengan baik, mengingat nasabah memerlukan kepastian sebagai langkah awal yang konkret.

"Intinya kalau terlalu detail, itu bukan domain semua pihak yang penting perlindungan nasabah dan langkah solutif untuk nasabah akan dilakukan, dan itu salah satunya di Maret," tuturnya.

"Yang penting nasabah dapat kepastian itu saja," tegasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jiwasraya
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top