Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penyaluran Kredit Akhir 2019 Kurang Bergairah

Berdasarkan Data Analisis Uang Beredar Bank Indonesia, perlambatan penyaluran kredit pada bulan terakhir tahun lalu terjadi di seluruh segmen pengguna dan jenis kredit.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 31 Januari 2020  |  11:41 WIB
Karyawan melintas didekat logo Bank Indonesia di Jakarta, Senin (30/12/2019). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan melintas didekat logo Bank Indonesia di Jakarta, Senin (30/12/2019). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Penyaluran kredit selama bulan terakhir tahun lalu melambat dari 7,0 persen pada November menjadi 5,9 persen.

Berdasarkan data Analisis Uang Beredar (M2) Bank Indonesia yang dirilis Jumat (31/1/2020), kredit yang disalurkan oleh perbankan pada Desember 2019 senilai Rp5.633,4 triliun atau tumbuh 5,9 persen secara year on year. Meskipun mengalami pertumbuhan, tetapi angka pertumbuhannya lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 7,0 persen yoy.

Berdasarkan jenis penggunaan, perlambatan pertumbuhan kredit terjadi pada seluruh jenis penggunaan, yakni dari golongan nasabah korporasi maupun perorangan.

Bank Indonesia juga memerinci penyaluran kredit modal kerja (KMK) melambat dari 4,0 persen yoy pada November 2019 menjadi 2,2 persen yoy pada Desember 2019. Perlambatan ini terjadi pada sektor perdagangan, hotel, dan restoran (PHR), dan sektor industri pengolahan.

Secara rinci, KMK sektor PHR melambat dari 2,0 persen yoy pada November 2019 menjadi 1,4 persen yoy. Sementara itu, KMK sektor industri pengolahan melambat dari 5,3 persen yoy menjadi 3,6 persen yoy pada Desember 2019.

Kredit investasi (KI) juga tercatat melambat dari 13,7 persen yoy menjadi 12,8 persen yoy pada Desember 2019. Perlambatan sektor ini terutama datang dari industri pengolahan dan industri pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan.

Sementara itu, pertumbuhan kredit konsumsi (KK) pada Desember 2019 tercatat sebesar 5,9 persen yoy atau lebih rendah dari bulan sebelumnya yang sebesar 6,2 persen yoy. Hal ini disebebkan oleh perlambatan kredit kepemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia kredit bank pertumbuhan kredit
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top