5 Terpopuler Finansial, Strategi OJK Cegah Kasus Jiwasraya Terulang

OJK yang menyiapkan dua peraturan baru bagi industri keuangan nonbank atau IKNB agar kasus gagal bayar seperti yang menimpa Jiwasraya tidak terulang menjadi berita terpopuler di kanal Finansial Bisnis.com pada Kamis (12/2/2020).
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai - Bisnis.com 13 Februari 2020  |  19:00 WIB
5 Terpopuler Finansial, Strategi OJK Cegah Kasus Jiwasraya Terulang
Pengunjung gerai Slik menunggu panggilan petugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (5/2/2020). Bisnis - Abdurachman

1. Strategi OJK Cegah Kasus Jiwasraya Terulang

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK menyiapkan dua peraturan baru bagi industri keuangan non bank atau IKNB agar kasus gagal bayar seperti yang menimpa PT Asuransi Jiwa Jiwasraya (Persero) tidak terulang.

Dua rancangan beleid ini terkait terkait tingkat kesehatan (TKs) perusahaan serta manajemen risiko. Baca berita lengkapnya di sini.

2. Erick Thohir Bongkar Lagi Direksi Bank BUMN, Untuk Apa?

Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menilai perombakan sejumah direksi pada bank milik negara dalam waktu dekat merupakan upaya menjawab tantangan bisnis yang dinamis.

Dalam waktu dekat ini, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Salah satu mata acara dalam rapat tahunan ini adalah perubahan pengurus perusahaan.

Baca berita lengkapnya di sini.

3. Presiden Jokowi Tolak Duo Budi Jadi Kepala Eksekutif LPS

Presiden Joko Widodo menolak usulan Menteri Keuangan terkait dengan dua kandidat Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggantikan Fauzi Ichsan.

Menurut informasi yang diterima Bisnis, dua orang yang ditolak oleh presiden adalah Arief Budiman, Direktur Utama PT Danareksa (Persero), dan Budi Hikmat, Direktur Strategi dan Investasi di PT Bahana TCW Investment Management.

Baca berita lengkapnya di sini.

4. NPL Kartu Kredit di Indonesia Capai 8 Persen?

Rasio kredit bermasalah atau non performing loan kartu kredit industri perbankan Indonesia dinilai masih tinggi.

CEO Citibank N.A. Indonesia Batara Sianturi menyebutkan rasio NPL kartu kredit dalam industri saat ini mencapai 6 persen sampai 8 persen. Angka tersebut bisa lebih tinggi lagi karena sistem yang belum terintegrasi.

Baca berita lengkapnya di sini.

5. Biayai Kredit, BNI Cari Dana Rp20 Triliun Tahun Ini

Industri perbankan Indonesia menyiapkan skema non konvensional guna menambah sumber pendananan dan menyeimbangkan profil maturitas kredit.

Direktur Tresuri dan Internasional PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Bob Tyasika Ananta mengatakan alternatif sumber pendanaan tersebut dapat berasal dari pinjaman bilateral maupun penerbitan surat berharga.

Baca berita lengkapnya di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jiwasraya, Berita Terpopuler

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top