Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lotus Putra Jadi Juru Selamat Jiwasraya, 4 Investor Ajukan Minat

Lotus Putra saat ini tengah diuji tuntas oleh empat investor strategis. Terdapat satu perusahaan lokal yang mengajukan minat.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 19 Februari 2020  |  18:45 WIB
ilustrasi - Wakil Ketua Komisi VI DPR sekaligus Ketua panitia kerja (Panja) Jiwasraya Aria Bima (kanan) sebelum rapat Panja terkait Asuransi Jiwasraya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2020). Rapat Panja tersebut membahas kerangka acuan kegiatan (Terms of References) Panja serta menyusun program kerja Panja terkait permasalahan asuransi Jiwasraya. - Antara
ilustrasi - Wakil Ketua Komisi VI DPR sekaligus Ketua panitia kerja (Panja) Jiwasraya Aria Bima (kanan) sebelum rapat Panja terkait Asuransi Jiwasraya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2020). Rapat Panja tersebut membahas kerangka acuan kegiatan (Terms of References) Panja serta menyusun program kerja Panja terkait permasalahan asuransi Jiwasraya. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Jiwasraya (Persero) memopulerkan nama baru Jiwasraya Putra menjadi Lotus Putra.

Jiwasraya Putra dalam rencana awal merupakan run off company yang dibentuk untuk mengelola bisnis yang sehat. Dengan cara ini tunggakan klaim nasabah yang mencapai Rp16 triliun dapat diselesaikan.

Berdasarkan dokumen yang disampaikan kepada Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Rabu (19/2/2020) manajemen menyebut salah satu langkah penyelamatan kondisi gagal bayar polis Jiwasraya adalah dengan pembentukan Lotus Putra.

"Secara paralel, progres pembentukan Lotus Putra terus berlanjut," tertulis dalam dokumen tersebut.

Selain itu, dalam pemaparan tertulis itu manajemen Jiwasraya mengklaim ada empat calon investor strategis yang telah melakukan submit non-binding offer (NBO). Keempat calon investor strategis tersebut yakni tiga perusahaan dari Asia dan satu perusahaan lokal, yang selanjutnya akan terpilih dengan struktur transaksi yang disepakati.

Dalam dokumen yang sama, tercantum rencana kerja Lotus Putra dari Februari 2020 hingga Mei 2020. Linimasa dan investor strategis tersebut sejalan dengan rencana pembentukan Jiwasraya Putra yang saat ini masih berjalan.

Bisnis telah mencoba melakukan konfirmasi mengenai nama Lotus Putra tersebut kepada Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko. Namun, hingga berita ini diturunkan, dia belum merespons pesan WhatsApp dan nomor ponselnya tidak dapat menerima panggilan.

Adapun, Kepala Pengawasan Departemen IKNB 2A Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ahmad Nasrullah menyatakan bahwa sepengetahuannya, Lotus Putra hanya merupakan nama panggilan dari Jiwasraya Putra.

"Setahu saya itu nickname saja, disebut Lotus karena lambang Jiwasraya menyerupai bunga Lotus. Monggo diklarifikasi barangkali saya salah," ujar Nasrullah kepada Bisnis, Rabu (19/2/2020).

Dia menyatakan bahwa tidak ada yang salah jika Jiwasraya mengubah nama panggilan dari Jiwasraya Putra menjadi Lotus Putra. Namun, jika perseroan hendak mengganti nama perusahaan dari Jiwasraya Putra maka perlu terdapat persetujuan OJK.

"Mengubah nama perusahaan perlu persetujuan OJK dengan izin yang sudah ada. Tidak perlu izin usaha baru, tapi persetujuan ganti nama saja," ujar Nasrullah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jiwasraya
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top