Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Restrukturisasi Pembiayaan Bisa Tekan Pendapatan CIMB Niaga Syariah

Tekanan pendapatan dari restrukturisasi pembiayaan dinilai memiliki potensi yang cukup tinggi
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 20 April 2020  |  18:12 WIB
CIMB Niaga Syariah
CIMB Niaga Syariah

Bisnis.com, JAKARTA -- Meski belum dapat memastikan, CIMB Niaga Syariah sedang bersiap menghadapi potensi penurunan pendapatan akibat tekanan restrukturisasi pembiayaan.

Direktur Syariah Banking PT Bank CIMB Niaga Tbk. Pandji P. Djajanegara mengatakan data kinerja kuartal pertama 2020 belum dirilis. Namun, dia menilai tekanan pendapatan dari restrukturisasi pembiayaan memiliki potensi yang cukup tinggi.

"Nah, restrukturisasi ini pasti akan berpengaruh pada pendapatan. Namun, kapan akan kena dampak terbesarnya, ini yang kita semua juga belum bisa pastikan karena Covid-19 kan masih belum ketahuan kapan selesai dan nasabah yang mau di restrukturisasi masih terus berdatangan," katanya, Minggu (19/4/2020).

Dia menyebutkan pendapatan pada Januari dan Februari 2020 masih tumbuh cukup baik. Namun, dia belum dapat dipastikan kinerja tersebut akan bertahan karena belum banyak terdapat tekanan restrukturisasi.

"Sampai hari ini kita kami ada beberapa opsi misalnya penundaan pokok dan sebagainya, jumlahnya tiap hari berubah. Lumayan banyak permintaan, tetapi belum dapat kami disclose. Banyak nasabah masih sifatnya bertanya-tanya dan belum resmi mengajukan permintaan restruturisasinya," jelas Pandji.

Berdasarkan laporan publikasinya, emiten berkode BNGA ini memperoleh laba bersih sebelum pajak senilai Rp1,15 triliun atau naik 63,7 persen secara tahunan sepanjang 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah restrukturisasi utang cimb niaga syariah
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top