Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mandiri Tunas Finance Andalkan Pendanaan dari Kas Internal

Mandiri Tunas Finance saat ini terus memastikan cashflow perusahaan dapat berjalan dengan baik.
Karyawati melayani nasabah di kantor Mandiri Tunas Finance, Jakarta, Rabu (9/8/2017)./JIBI-Felix Jody Kinarwan
Karyawati melayani nasabah di kantor Mandiri Tunas Finance, Jakarta, Rabu (9/8/2017)./JIBI-Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Mandiri Tunas Finance (MTF) menyatakan perusahaan saat ini mengandalkan kas internal untuk penyaluran pembiayaan kepada konsumen.

Direktur Keuangan MTF Armendra menjelaskan pihaknya saat ini terus memastikan cashflow perusahaan dapat berjalan dengan baik.

"Untuk lending atau pembiayaan saat ini kami menggantungkan pada kondisi likuiditas dengan fokus pendanaan dari collection kami," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (23/4/2020).

Dia menjelaskan upaya ini dilakukan untuk memastikan cashflow perseroan berjalan baik, karena di samping melakukan restrukturisasi atau penundaan angsuran nasabah yang tentu itu berdampak pada inflow, untuk outflow MTF terus melakukan langkah efisiensi.

Sementara itu untuk membayar kewajiban pembayaran obligasi jatuh tempo pada Juni 2020 mendatang dengan nilai sekitar Rp610 miliar, MTF sudah memiliki cadangan dana atau celengan untuk pelunasannya.

Ke depan MTF akan terus fokus memastikan likuiditas yang berasal dari debitur dapat tetap lancar, dan menekan pengeluaran sehemat mungkin.

"Kalau obligasi baru saat ini belum ada, dan kami sesuaikan dengan schedule dari OJK, yaitu menyarankan relaksasi obligasi ke Agustus, awalnya rencana memang ada di Juni tapi setelah kami lihat situasi kondisi saat ini, dari OJK juga berikan relaksasi ke Agustus," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arif Gunawan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper