Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OJK: Skenario Terburuk, Kredit Bank Bisa Tidak Tumbuh

Namun, kegagalan pertumbuhan kredit tersebut bisa dimitigasi jika stimulus fiskal bisa dipercepat.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 30 April 2020  |  16:16 WIB
Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan kata sambutan pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2019 dan Arahan Presiden RI di Jakarta, Jumat (11/1/2019). Bisnis - Nurul Hidayat
Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan kata sambutan pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2019 dan Arahan Presiden RI di Jakarta, Jumat (11/1/2019). Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso memproyeksikan pertumbuhan kredit industri perbankan pada tahun ini akan rendah dikarenakan dampak yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19.

Menurut Wimboh, kredit perbankan paling tinggi bisa tumbuh 2 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Berdasarkan skenario moderat, dia mengemukakan kredit bisa bertumbuh 1 persen. Sementara itu, Wimboh menambahkan untuk skenario terburuk kredit perbankan bisa tidak mencatatkan pertumbuhan.

"Kami perkirakan pertumbuhannya [kredit] masih cukup rendah, sekitar paling tinggi 2 persen, moderat bisa 1 persen, worst bisa tidak tumbuh utk kredit 2020," katanya saat RDP bersama dengan Komisi XI DPR RI, Jumat (30/4/2020).

Oleh karena itu, Wimboh menuturkan kondisi tersebut bisa dimitigasi jika stimulus fiskal, yang mana pemerintah memberikan penjaminan untuk kredit modal kerja, bisa dipercepat.

Wimboh mengklaim, dengan kondisi likuiditas saat ini, kapasitas perbankan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi sebesar 10,7 persen. Ini diasumsikan jika permintaan dari sektor riil cepat pulih.

"Jadi stumulus sangat penting. Likuiditas tidak ada masalah. Permodalan juga tidak masalah, cukup kuat 23 persen, meski turun akhir-akhir ini karena NPL cenderung naik tp bisa ditunda sementara," jelas Wimboh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

OJK kredit perbankan likuiditas
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top