Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Corona Mewabah, OCBC NISP Perkirakan Kredit Hanya Tumbuh Maksimal 5 Persen

Perseroan masih mampu menjaga pertumbuhan positif di 5,4 persen secara tahunan menjadi Rp123,9 triliun pada kuartal I 2020.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 08 Mei 2020  |  22:55 WIB
Nasabah melakukan transaksi melalui anjungan tunai mandiri PT Bank OCBC NISP Tbk di Jakarta. - JIBI/Dedi Gunawan
Nasabah melakukan transaksi melalui anjungan tunai mandiri PT Bank OCBC NISP Tbk di Jakarta. - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank OCBC NISP Tbk. akan mengambil konservatif dalam peningkatan fungsi intermediasi untuk menjaga kualitas kredit di tengah pandemi.

"Kami awalnya punya target pertumbuhan kredit 7 persen sampai 9 persen, tetapi dengan kondisi saat ini mungkin kredit hanya akan tumbuh low single digit antara 0 persen sampai 5 persen," kata Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja, dalam live streaming OCBC NISP, Jumat (8/5/2020).

Sebagai informasi, emiten berkode NISP ini masih mampu menjaga pertumbuhan positif di 5,4 persen secara tahunan menjadi Rp123,9 triliun pada kuartal I 2020. Dengan kinerja tersebut, Bank OCBC NISP mencatat laba bersih senilai Rp791 miliar naik 3,4 persen (year-on-on-year/yoy).

Parwati menyebutkan, perseroan saat ini telah menerima permohonan restrukturisasi cukup banyak, tetapi masih tidak lebih besar dari 20 persen total kredit.

Meski total tersebut cukup besar, perseroan masih cukup beruntung karena masih debitur yang justru cukup percaya diri untuk tetap melanjutkan kewajibannya tahun ini.

"Untuk restrukturisasi ini, kami bukan hanya menerima tetapi juga ikut menawarkan. Namun, debitur kami cukup baik dan masih sanggup," ucapnya.

Parwati melanjutkan sektor ekonomi energi, agribisnis, dan pariwisata cukup tertekan dan menyumbang restrukturisasi kredit tahun ini.

Namun, perseroan cukup percaya kondisi ini justru akan cepat berakhir sehingga bisnis dari para debitur tersebut masih dapat ditingkatkan setelah pandemi ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit ocbc nisp Virus Corona
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top