Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rumor BNI Calon Investor Bukopin, Ini Respons Pasar di Lantai Bursa

BNI dan Bank Bukopin telah sepakat bekerja sama dalam pemberian technical assistance bidang treasury management
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 11 Juni 2020  |  14:46 WIB
Bank Bukopin - Sumber: Laman Web Bosowa
Bank Bukopin - Sumber: Laman Web Bosowa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Bukopin Tbk. saat ini sedang membutuhkan suntikan dana untuk mempertebal permodalannya.

Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) Bank Bukopin pada kuartal I/2020 tercatat sebesar 12,59 persen. Angka tersebut menurun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 13,29 persen. Oleh karena itu, Bank Bukopin akan melakukan penawaran saham terbatas pada 18 Juni 2020.

Kookmin Bank menjadi kandidat investor Bank Bukopin. Saat ini, lembaga keuangan asal Korea Selatan tersebut mengempit saham BBKP sebesar 22 persen.

Ada kabar yang menyebutkan jika PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. diminta pemegang saham untuk mengambil alih Bukopin, mengingat kebutuhan permodalan yang mendesak. Namun, kabar ini belum terkonfirmasi oleh pihak BNI. Di sisi lain, disebutkan Kookmin Bank dikabarkan belum mendapatkan restu dari pihak otoritas Korea Selatan.

Sejak kabar tersebut berhembus, pada perdagangan hari ini, Kamis (11/6/2020) pergerakan saham Bukopin di zona hijau. Terpantau hingga pukul 14.20 saham BBKP berada di level Rp168 per saham atau naik 1,82 persen dari harga penutupan kemarin di level Rp165 per saham.

Secara tahun berjalan, saham Bank Bukopin terpangkas 25 persen, sedangkan secara tahunan turun 38,24 persen.

Pergerakan saham BBKP berada di rentang Rp162-Rp179 per saham dan diperdagangkan dengan volume 109,67 juta saham dengan turnover senilai Rp18,95 miliar. Kapitalisasi pasar Bank Bukopin berada di angka Rp1,96 triliun.

Sementara itu, nasib berbeda dialami saham Bank BNI yang terpantau berada di angka Rp4.210 per saham atau melemah 6,86 persen pada 14.25 WIB.

Pada pembukaan perdagangan, saham BBNI melemah 0,22 persen dari harga penutupan sebelumnya yang berada di level Rp4.520 per saham. Hari ini, saham BNI bergerak di rentang Rp4.210-Rp4.510 per saham.

Saham BBNI diperdagangkan sebanyak 213,55 juta saham dengan turnover senilai Rp916,13 miliar. Adapun, nilai kapitalisasi pasar bank dengan logo 46 ini sebesar Rp78,51 triliun.

Adapun, BNI dan Bank Bukopin telah sepakat bekerja sama dalam pemberian technical assistance bidang treasury management. Dengan asistensi ini Bank Bukopin berharap dapat lebih efektif dan optimal dalam mengelola likuiditas di tengah situasi perbankan menghadapi pandemi Covid-19.

Kerja sama technical assistance di bidang treasury management berupa antara lain pelatihan sumber daya manusia (SDM), penyusunan kebijakan perusahaan, konsultansi, dan advisory.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni bank bukopin saham bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top