Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nasabah Protes Debt Collector Bertindak Kasar, Ini Respons Bank Mega

Secara umum, selain meminta maaf dan menanyakan informasi yang lebih terperinci, petugas Bank Mega juga merespons dengan menyampaikan tindaklanjut kasus serta meminta nasabah menunggu.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 03 Juli 2020  |  18:06 WIB
Ilustrasi Debt Collector - www.hors/agcs.org
Ilustrasi Debt Collector - www.hors/agcs.org

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah nasabah Bank Mega menyampaikan protes dan menumpahkan kekesalannya di media sosial karena cara penagihan utang oleh debt collector dianggap terlalu kasar.

Pada umumnya cuitan yang disampaikan dilakukan dengan menautkan ke akun sosial PT Bank Mega Tbk. yang ada di dalam platform yang sama.

Begitu mendapatkan gelombang protes, Bank Mega tidak bertindak diam dan mencoba memberikan respons lewat karyawannya yang bertugas menangani bagian sosial media.

Secara umum, selain meminta maaf dan menanyakan informasi yang lebih terperinci, petugas Bank Mega juga merespons dengan menyampaikan tindaklanjut kasus serta meminta nasabah menunggu.

“Halo Ibu Jasmine, keluhannya saat ini sedang kami tindaklanjuti ya Bu. Mohon kesediaaannya untuk menunggu dan sekali lagi mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami. Terima kasih,” demikian dicuit petugas berkode NSM lewat akun Bank Mega @BankMegaID pada Rabu (1/7/2020).

Cuitan itu merespons thread panjang yang dituliskan pemilik akun @JuliaJamisnee. Dia sempat membagikan pengalamannya bersama suami yang “diteror” lewat panggilan telepon oleh penagih utang mengatasnamakan Bank Mega.

Pada Rabu (1/7), panggilan telepon masuk sampai 230 kali, mulai dari pukul 08.00 WIB – 17.00 WIB. Parahnya, utang tersebut bukan atas nama suaminya sendiri, melainkan kolega suaminya di kantor yang tidak dia kenal.

“Dari kemarin suami gue ditelponin sama debt collector hampir tiap jam….. karena tunggakan utang dari koleganya yg bahkan dia gak pernah ketemu muka samsek. Gini amat sih @BankMegaID???,” bunyi cuitan @JuliaJasminee.bank mega, debt collector, protes nasabah

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mega debt collector
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top