Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Survei BI: Inflasi Minggu Kedua Juli Masih Rendah, Telur Ayam Ras Jadi Pemicu

Penyumbang utama inflasi pada minggu kedua Juli a.l. komoditas telur ayam ras sebesar 0,05 persen (month-to-month/mtm), daging ayam ras sebesar 0,03 persen (mtm) dan emas perhiasan sebesar 0,03 persen (mtm)
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 10 Juli 2020  |  16:36 WIB
Pedagang menata telur di Pasar Benhil, Jakarta, Senin (13/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pedagang menata telur di Pasar Benhil, Jakarta, Senin (13/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Survei Pemantauan Harga (SPH) pada minggu II Juli 2020 yang dirilis Bank Indonesia memperkirakan inflasi Juli 2020 sebesar 0,04 persen (mtm).

Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Juli 2020 secara tahun kalender sebesar 1,13 persen (year-to-date/ytd), dan secara tahunan sebesar 1,69 persen (year-on-year/yoy).

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Onny Widjanarko mengatakan penyumbang utama inflasi pada periode laporan antara lain berasal dari komoditas telur ayam ras sebesar 0,05 persen (month-to-month/mtm), daging ayam ras sebesar 0,03 persen (mtm), emas perhiasan sebesar 0,03 persen (mtm), dan rokok kretek filter sebesar 0,01 persen (mtm).

Sementara itu, komoditas utama yang menyumbang deflasi yaitu bawang merah sebesar -0,08 persen (mtm), bawang putih, jeruk, dan gula pasir masing-masing sebesar -0,02 persen (mtm), serta cabai merah, cabai rawit, minyak goreng, daging sapi dan angkutan udara masing-masing sebesar -0,01 persen (mtm).

"Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu," kata Onny dalam pernyataan resmi, Jumat (10/7/2020).

Selain itu, dia mengungkapkan BI akan mengambil angkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia Inflasi
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top