Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Bukopin Revisi RBB Usai KB Kookmin Jadi Pemegang Saham Terbesar

Selain merevisi rencana bisnis bank, fokus bank juga akan diubah seiring dengan pergantian pemegang saham mayoritas. Aspek lain yang akan disesuaikan antara lain manajemen risiko dan digitalisasi produk dan pelayanan.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 31 Juli 2020  |  13:20 WIB
Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk. Rivan A. Purwantono. Bisnis - Abdullah Azzam
Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk. Rivan A. Purwantono. Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -  PT Bank Bukopin Tbk. menyatakan bakal merevisi rencana bisnis bank (RBB) setelah KB Kookmin Bank secara resmi menjadi pemegang saham terbesar perseroan dengan porsi 33,90 persen.

Direktur Utama  Bank Bukopin Rivan Purwantono mengatakan penyesuaian yang dilakukan tersebut berupa rencana bisnis bank maupun fokus bisnis. Selanjutnya, KB Kookmin akan melakukan technical assistant kepada Bank Bukopin atas penyesuaian-penyesuaian tersebut.

"Secara detail [penyesuaian yang diubah] belum, tetapi ada perubahan jelas. Ini akan bagus untuk bisnis Bank Bukopin," katanya kepada Bisnis, Jumat (31/7/2020).

Menurutnya, KB Kookmin akan menerapkan internal best practice bagi Bank Bukopin. Selain itu, juga menerapkan risk management yang tepat bagi perseroan. Sejumlah teknologi juga akan diterapkan untuk Bukopin untuk mendorong bisnis bank tersebut.

Penyesuaian tersebut pun telah mengikuti hasil due diligence atau uji tuntas yang sebelumnya dilakukan KB Kookmin pada Bank Bukopin. KB Kookmin  dinilai telah memahami bisnis Bank Bukopin.

"Mereka sudah paham, termasuk hal-hal penerapan teknologi yang akan digunakan. Saat ini Kookmin Bank kalau di Asia telah hadir di empat negara yakni Kamboja, Myanmar, Vietnam, dan Indonesia," katanya.

Rivan juga menilai Kookmin akan semakin menguatkan pangsa pasar perseroan. Apalagi, Kookmin telah menegaskan akan mendukung penguatan pasar UMKM yang memang telah menjadi porsi terbesar Bukopin yakni sebesar 57 persen.

Selain itu, masuknya Kookmin, juga akan menyasar pasar consumer Bukopin. Pelayanan digital juga akan menjadi kekuatan baru bagi Bukopin.

"Mereka [Kookmin] komit tidak akan hilangkan bisnis di negara asal, terbukti mereka tumbuh di lebih 24 negara dengan mengedepankan sektor UMKM," katanya.

Untuk diketahui, status sebagai pemegang saham mayoritas didapat Kookmin setelah proses Penawaran Umum Terbatas ke-5 (PUT V) rampung. Dari PUT V, Bank Bukopin mendapat modal segar sebanyak Rp838 miliar.

KB menyerap sekitar 2,97 miliar lembar saham baru selama masa perdagangan dan pemesanan tambahan HMETD. Sementara itu, Bosowa Corporindo yang juga melaksanakan porsi HMETD nya dengan menyerap 1,09 miliar lembar saham.

Komposisi urutan Pemegang Saham di Bank Bukopin menjadi KB dengan porsi kepemilikan  33,90 persen, disusul Bosowa sebesar 23,40 persen, Negara Republik Indonesia pada 6,37 persen, dan pemegang saham publik dengan kepemilikan dibawah 5 persen mencapai 36,33 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bank bukopin
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top