Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dampak Covid-19, Bank Jateng Pangkas Target Pertumbuhan Kredit

Bank Jateng mengkoreksi rencana penyaluran kredit tahun 2020 dari angka pertumbuhan semula sebesar 10 persen menjadi 2,49 persen.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 31 Agustus 2020  |  18:33 WIB
Kantor Bank Jateng - bankjateng.co.id
Kantor Bank Jateng - bankjateng.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) optimistis mampu mencapai pertumbuhan kredit sesuai RBB setelah revisi sebesar 2,49 persen.

Pertumbuhan kredit perseroan tersebut bakal dibantu oleh penempatan uang negara untuk pemulihan ekonomi nasional.

Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Hanawijaya menyampaikan perseroan telah mengajukan perubahan rencana bisnis bank (RBB) kepada OJK pada akhir Juni 2020.

Dalam perubahan tersebut, Bank Jateng mengkoreksi rencana penyaluran kredit tahun 2020 dari angka pertumbuhan semula sebesar 10 persen menjadi 2,49 persen.

Koreksi target pertumbuhan seiring dengan proyeksi dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian dengan memperhatikan analisis pakar, otoritas dan industri. Namun, rencana pertumbuhan ekspansi netto sebesar 2,49 persen masih dirasa berat.

Hal ini mengingat masih lemahnya permintaan kredit, terbatasnya sektor yang masih tumbuh karena Covid-19, persaingan kredit antar bank, dan adanya run off yang diperkirakan senilai Rp300 miliar sampai dengan Desember 2020.

"Dalam perkiraan kami, probabilitas Bank Jateng untuk mampu mencapai target pertumbuhan outstanding sebesar 2,49 persen tersebut adalah 90 persen," terangnya, Senin (31/8/2020).

Oleh karena itu, selain angka pertumbuhan itu, ekspansi perlu didorong untuk meng-cover pengurangan outstanding akibat pelunasan dan penghapusan kredit tersebut. Perseroan optimis dapat mencapai target kredit sepanjang tahun ini sesuai dengan RBB didorong penempatan dana pemerintah.

"Dengan adanya PUN [penempatan uang negara] yang diberikan kepada Bank Jateng sebesar Rp2 triliun dengan suku bunga yang rendah, maka Bank Jateng yakin dapat mencapai target kredit tahun 2020 sesuai RBB," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit bank jateng revisi rbb
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top