Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Atur Strategi, Jaga Aset Tetap Tumbuh Di Masa Pandemi

Di tengah pandemi yang menekan bisnis perbankan, pelaku sektor ini berupaya menjaga aset tetap tumbuh.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 14 September 2020  |  19:40 WIB
Ilustrasi Bank - Istimewa
Ilustrasi Bank - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Industri perbankan berupaya mempertahankan pertumbuhan aset di tengah pandemi Covid-19.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. optimistis mencapai target pertumbuhan aset sebesar 4 persen hingga 5 persen pada akhir tahun nanti. Hingga Juni 2020, bank spesialis kredit properti ini membukukan aset senilai Rp314,6 triliun atau tumbuh 0,68 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu (year on year/YoY).

Direktur Finance, Planning, dan Treasury Bank BTN Nixon L. P. Napitupulu mengatakan perseroan berupaya untuk tetap fokus menyalurkan kredit pada KPR bersubsidi sebagai upaya untuk mencapai target pertumbuhan aset pada tahun ini. Apalagi, di tengah pandemi, penyaluran kredit sangat terhambat karena sulitnya melakukan akad.

Menurutnya, BTN saat ini mendorong nasabah mengunakan layanan digital untuk mendorong pertumbuhan kredit. Hingga Agustus 2020, BTN telah mampu menyalurkan KPR senilai Rp3,8 triliun dari layanan digital.

Bahkan, dibandingkan dengan April 2020, realisasi penyaluran kredit tersebut telah meningkat hingga dua kali lipat. Walaupun realisasi kredit pada Agustus 2020 tersebut masih di bawah ekspansi bulanan ketika kondisi normal.

"Kami juga sedang review relaksasi ketentuan dan aturan terutama yang terkait pencairan," katanya kepada Bisnis, Senin (19/9/2020).

PT Bank Central Asia Tbk. pada paruh pertama tahun ini membukukan aset senilai Rp975,07 triliun pada Juni 2020 atau tumbuh 12 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Pertumbuhan aset tersebut sejalan dengan kredit yang masih tumbuh 5,3 persen YoY pada Juni 2020.

Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn mengatakan perseroan mencermati bahwa pandemi Covid-19 berdampak pada perlambatan berbagai aktivitas bisnis di beragam industri. BCA pun bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk mencari solusi untuk mencapai pemulihan.

"Dalam memenuhi kebutuhan nasabah bertransaksi perbankan dari rumah, kami terus melakukan berbagai inisiatif seperti gerakan banking from home dengan menggunakan mobile banking dan internet banking dan kanal digital lainnya," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btn bca perbankan aset bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top