Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bos Bank Banten: Bukopin Merupakan Teman Sejati

Bank Banten mendapatkan asistensi terkait dengan treasury dan mendapatkan masukan dari Bukopin mengenai pengelolaan likuiditas serta hal lainnya.
Hendri Tri Widi Asworo
Hendri Tri Widi Asworo - Bisnis.com 15 September 2020  |  19:32 WIB
Gedung Bank Banten - bankbanten.co.id
Gedung Bank Banten - bankbanten.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Banten Tbk. telah mendapatkan pendampingan teknis (technical assistance) dari PT Bank Bukopin Tbk. pada pertengahan bulan lalu.

Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa mengatakan perseroan mendapatkan asistensi terkait dengan treasury dan mendapatkan masukan dari bank dengan kode saham BBKP tersebut mengenai pengelolaan likuiditas serta hal lainnya.

"Bagi kami Bank Bukopin merupakan teman sejati," katanya kepada Bisnis, Selasa (15/9/2020).

Fahmi menambahkan karena Bukopin merupakan teman sejati, pihaknya sering berdiskusi dan juga meminta saran terkait hal yang menyangkut operasional perbankan tanpa harus dilandasi hal-hal yang bersifat formal.

Fahmi menyampaikan bahwa kondisi Bank Banten saat ini cukup positif. Saat ini, sambungnya, perseroan sedang menunggu proses penambahan modal dalam skema penerbitan saham baru atau rights issue.

“Selaras dengan keinginan Pemprov Banten untuk menyetorkan modal ke Bank Banten dalam rangka penguatan permodalan kami akan tetap melakukan proses rights issue,” jelasnya.

Sementara itu, Dirut Bank Bukopin Rivan A. Purwantono menyampaikan pendampingan teknis itu diberikan kepada Bank Banten karena perseroan sudah pernah mendapatkan technical assistance dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

“Jadi, saling membantu sesama industri industri perbankan yang sedang membutuhkan. Technical assistance itu pertengahan bulan lalu. Secara formal sekarang sudah tidak, tetapi komunikasi jalan terus,” ujar Rivan.

Dia menyampaikan pedampingan itu meliputi pengelolaan likuiditas, akuisisi nasabah, fasilitas dana dan lain sebagainya. Mengenai pengelolaan likuiditas, tuturnya, Bukopin memberikan masukan dalam memanfaatkan dana pihak ketika.

Adapun, sambungnya, mengenai akuisisi nasabah berbagi ilmu cara mendapatkan deposan dalam kondisi pandemi saat ini. “Tapi, pada dasarnya Bank Banten deposan kan terbesar dari pemerintah. Jadi lebih gampang me- maintenance,” terangnya.

Mengenai kebutuhan dana, Rivan menyampaikan bahwa diberikan sesuai dengan kebutuhan. Namun, dia memastikan bahwa fasilitas dana tersebut saat ini sudah tidak ada karena Bank Banten sudah bisa beroperasi normal.

Seperti diketahui Bank Bukopin sempat mendapatkan pendampingan teknis dari BRI saat proses penambahan modal. Pendampingan teknis itu kurang lebih selama 2 bulan. Dengan meningkatnya kepemilikan Kookmin Bank menjadi 67 persen, tanggung jawab sepenuhnya sudah berada di tangan pemodal asal Korea Selatan tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bukopin bank bukopin Bank Banten emiten bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top