Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PSBB Jakarta, Fintech KoinWorks Fokus ke Dua Hal Ini

KoinWorks tetap berkomitmen mendampingi UKM Indonesia menjaga roda perekonomian tetap berjalan.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 16 September 2020  |  22:31 WIB
Karyawan menunjukan aplikasi KoinWorks saat meluncurkan KoinP2P di Jakarta, Kamis (20/2 - 2020).
Karyawan menunjukan aplikasi KoinWorks saat meluncurkan KoinP2P di Jakarta, Kamis (20/2 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA - Penyelenggara teknologi finansial peer-to-peer (Fintech P2P) lending PT Lunaria Annua Teknologi atau KoinWorks tetap optimistis bisa mencatatkan kinerja positif di tengah kembali berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Benedicto Haryono selaku CEO & Co-founder KoinWorks menjelaskan bahwa setidaknya ada dua hal yang akan dilakukan KoinWorks, di tengah kebijakan 'rem darurat' demi menurunkan angka penyebaran Covid-19 di Ibukota ini.

Pertama, lewat layanan lending KoinP2P, KoinWorks tetap berkomitmen mendampingi UKM Indonesia menjaga roda perekonomian tetap berjalan.

Caranya, memastikan berjalannya langkah mitigasi risiko untuk menjaga stabilitas bisnis dan kepercayaan pengguna selama diberlakukannya PSBB kembali di Ibukota.

"Berkaca dari pengalaman saat diberlakukannya PSBB pertama kali, KoinWorks berhasil membuktikan diri dalam menjaga kinerja dengan tercatatnya NPL di kisaran angka 1%," jelas Ben dalam keterangannya, Rabu (16/9/2020).

Ben menegaskan pemberlakuan PSBB kembali di Ibukota tidak akan menyurutkan semangat KoinWorks untuk terus memberikan pendampingan kepada para UKM, melalui ragam layanan keuangan yang dapat menjawab kebutuhan finansial untuk personal dan pelaku bisnis.

Selain itu, KoinWorks saat ini juga terus fokus melakukan pendampingan melalui berbagai inisiatif program seperti webinar edukasi melalui program DiaLokal yang mengangkat mengenai pengembangan bisnis untuk pelaku UKM.

"Yaitu, gerakan Lokal Support Lokal yang kami inisiasikan untuk membantu UKM mempromosikan usahanya terutama di masa pandemi. Juga melalui program restrukturisasi pinjaman bagi peminjam terdampak mengikuti arahan yang diberikan oleh OJK," tambahnya.

Selain itu, KoinWorks berupaya terus memeningkatkan penyaluran yang sebelumnya telah mencapai Rp250 miliar selama periode PSBB pertama di Maret sampai Juni 2020.

Optimisme ini tercium karena mayoritas pembiayaan di KoinWorks disalurkan kepada pelaku UKM Digital yang penjualannya banyak memanfaatkan platform digital seperti melalui e-commerce ataupun media sosial.

KoinWorks optimis pada penerapan PSBB kali ini, UKM Digital dalam ekosistem KoinWorks dapat lebih adaptif.

KoinWorks memprediksi hanya akan ada sekitar 2 persen peminjam yang sebelumnya mendapatkan restrukturisasi, mungkin akan kembali memerlukan pendampingan lebih di periode PSBB kali ini.

Ben menjelaskan bahwa hal ini akan terus dijaga karena KoinWorks juga baru saja meraih penghargaan Soonicorn Award dari Traxcn, sebagai Top Fintech Startups yang memiliki valuasi yang tinggi dan berpotensi untuk berkembang menjadi salah satu Unicorn di Indonesia.

Soonicorn Awards sendiri merupakan ajang penghargaan yang merupakan inisiatif dari Tracxn untuk secara publik mengakui perusahaan terbaik di berbagai sektor dan negara.

Traxcn sendiri merupakan mitra penelitian untuk Venture Capital dan Corporate Development yang didukung oleh platform data startup terbesar yang melacak lebih dari 10 juta perusahaan di seluruh dunia.

"Ini tentunya kembali membuktikan masih besarnya kepercayaan dari publik termasuk pengguna KoinWorks akan keseriusan KoinWorks dalam menjaga stabilitas dan kinerja perusahaan bahkan disaat pandemi seperti ini sekalipun serta menjadi semangat bagi kami untuk mewujudkan mimpi menjadi unicorn company sesegera mungkin," tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta Koinworks
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top