Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Allianz: Kebutuhan Asuransi Masyarakat Tak Berubah meski Pandemi Covid-19

Meskipun daya beli masyarakat menurun selama masa pandemi Covid-19, penjualan asuransi dapat tetap berjalan baik.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 20 September 2020  |  17:03 WIB
Asuransi Allianz luncurkan layanan penjualan unit-linked tatap muka digital - Dok. Allianz
Asuransi Allianz luncurkan layanan penjualan unit-linked tatap muka digital - Dok. Allianz

Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Allianz Life Indonesia menyatakan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap asuransi tidak terganggu meskipun terdapat pandemi virus corona yang menekan kondisi perekonomian. Kondisi itu terlihat dari tumbuhnya penjualan unit-linked perseroan pada kuartal II/2020.

Director & Chief of Partnership Distribution Officer Allianz BIanto Surodjo menjelaskan bahwa meskipun daya beli masyarakat menurun selama masa pandemi Covid-19, penjualan asuransi dapat tetap berjalan baik.

Menurutnya, selalu terdapat kebutuhan masyarakat yang dapat diproteksi sehingga menjadi peluang bagi Allianz.

"Kami tetap yakin bahwa kebutuhan terhadap asuransi tetap tinggi di tengah pandemi. Untuk itu, kami terus meningkatkan komunikasi terhadap produk dan pelayanan agar pertumbuhan bisnis semakin meningkat," ujar Bianto kepada Bisnis, Jumat (18/9/2020).

Menurutnya, produk-produk asuransi dan rider-rider yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di masa pandemi membuat penjualan premi Allianz pada kuartal II/2020 mencapai Rp6,65 triliun. Jumlah tersebut tumbuh 25,4 persen (year-on-year/yoy) dibandingkan dengan kuartal II/2019 senilai Rp5,21 triliun.

Selain itu, menurut Bianto, Allianz pun mencatatkan pertumbuhan premi unit-linked hingga 28 persen (yoy) pada kuartal II/2020. Perolehan tersebut terjadi meskipun terdapat keterbatasan aktivitas dan cara nasabah untuk melakukan transaksi.

Dia menilai bahwa selalu adanya kebutuhan masyarakat terhadap proteksi, khususnya di tengah pandemi, pelru menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya asuransi. Proses digitalisasi bisnis dan kemudahan otomasi menurutnya dapat menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Bianto menjelaskan bahwa dalam kondisi saat ini perusahaan mendorong proses penjualan dan pelayanan nasabah melalui tatap muka digital. Selain itu, perusahaan asuransi pun harus terus membantu mitra bisnisnya agar dapat terus bekerja secara maksimal.

"Terlepas dari kondisi pandemi, Pembatasan Sosial Berskala Besar [PSBB], dan keterbatasan melakukan pertemuan tatap muka secara fisik, kami terus mengimbau para tenaga pemasar untuk memanfaatkan layanan digital Allianz agar dapat tetap memberikan proteksi dan layanan bagi nasabah," ujar Bianto.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi unit linked allianz
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top