Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dukung Qanun LKS Aceh, BNI Syariah Tambah 13 Outlet Baru

Hingga saat ini BNI Syariah telah membuka sebanyak 13 KCP sebagai implementasi Qanun LKS.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 28 September 2020  |  19:44 WIB
Karyawan beraktivitas didekat logo BNI Syariah di Jakarta. Bisnis - Endang Muchtar
Karyawan beraktivitas didekat logo BNI Syariah di Jakarta. Bisnis - Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank BNI Syariah memenuhi komitmennya untuk mengimplementasikan Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Provinsi Aceh dengan membuka 6 outlet Kantor Cabang Pembantu (KCP), yang sebelumnya beroperasi sebagai BNI Konvensional pada Senin (28/9/2020).

Pembukaan 6 outlet kantor cabang pembantu ini akan melengkapi pembukaan 7 outlet pada tahun lalu. Dengan demikian, hingga saat ini BNI Syariah telah membuka sebanyak 13 KCP sebagai implementasi Qanun LKS.

Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo berharap enam kantor cabang pembantu tersebut akan memudahkan masyarakat mendapatkan layanan perbankan syariah. Penambahan outlet baru tersebut juga diharapkan mempercepat proses migrasi bisnis, baik Dana Pihak Ketiga (DPK) maupun pembiayaan, dari BNI ke BNI Syariah.

Hingga saat ini target BNI Syariah yang dipasang tahun ini untuk migrasi DPK telah tercapai sebesar 145 persen. Sementara itu, migrasi pembiayaan telah mencapai 89 persen dari target.

Total bisnis BNI yang akan dimigrasikan ke syariah hingga batas akhir pelaksanaan qanun adalah sebesar Rp3 triliun untuk DPK dan Rp1,6 triliun untuk pembiayaan.

Dengan dibukanya 6 outlet KCP, kini BNI Syariah tercatat mempunyai 21 outlet di Aceh. Jumlah itu terdiri dari 2 Kantor Cabang (KC), 15 kantor cabang pembantu (KCP), dan 4 payment point.

"Terkait implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Provinsi Aceh, BNI Syariah telah melakukan penguatan sumber daya manusia (SDM), struktur organisasi, pemetaan, pengembangan produk padanan, serta melakukan akuisisi dan migrasi melalui program bisnis," terangnya dalam keterangan resmi, Senin (28/9/2020).

Migrasi terkait Qanun LKS dilakukan dengan tetap menjaga kenyamanan dan pelayanan ke nasabah. BNI Syariah menjamin nasabah BNI yang melakukan migrasi ke syariah tidak akan mengalami penurunan benefit dan perubahan layanan.

BNI Syariah mempunyai sinergi yang kuat dengan induk usahanya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., berupa dukungan teknologi sehingga lebih efisien. Selain sinergi dari sisi teknologi, BNI Syariah juga bersinergi dengan BNI dalam hal jaringan, dimana 1.747 outlet milik BNI dapat melayani transaksi syariah melalui produk-produk BNI Syariah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah qanun aceh bni syariah
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top