Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Riau Kepri Sesuaikan Suku Bunga Dasar Kredit. Ini Rinciannya

Suku bunga dasar kredit (SBDK) digunakan sebagai dasar penetapan suku bunga kredit yang akan dikenakan oleh bank kepada nasabah.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 16 Oktober 2020  |  09:32 WIB
Logo Bank Riau Kepri - Istimewa
Logo Bank Riau Kepri - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri melakukan penyesuaian suku bunga dasar kredit atau prime lending rate yang berlaku mulai 30 September 2020.

Berdasarkan pengumuman yang dipublikasikan di Harian Bisnis Indonesia, Jumat (16/10/2020), prime lending rate untuk kredit korporasi dipatok sebesar 7,67 persen, kredit ritel 7,13 persen, kredit mikro 7,34 persen, dan kredit konsumsi KPR 6,14 persen, dan kredit konsumsi non KPR 6,92 persen.

Suku bunga dasar kredit (SBDK) digunakan sebagai dasar penetapan suku bunga kredit yang akan dikenakan oleh bank kepada nasabah. SBDK belum memperhitungkan komponen estimasi premi risiko yang besarnya tergantung dari penilaian bank terhadap risiko untuk masing-masing debitur atau kelompok debitur.

Dengan demikian, besarnya suku bunga kredit yang dikenakan kepada debitur belum tentu sama dengan SBDK.

Dalam kredit konsumsi nonKPR tidak termasuk penayluran dan amelalui kartu kredit dan kredit tanpa agunan.

Sementara itu, sebelumnya Bank Indonesia menyampaikan pelonggaran likuiditas dan penurunan suku bunga kebijakan (BI7DRR) mendorong rerata penurunan suku bunga deposito dan kredit perbankan.

Pada September 2020 bunga deposito turun dari 5,49 persen dan 9,92 persen pada Agustus 2020 menjadi 5,18 persen dan 9,88 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank riau kepri bunga kredit sbdk
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top