Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Berkurang Lagi, Fintech P2P Lending Terdaftar dan Berizin Tinggal 155 Entitas

Sampai dengan 14 Oktober 2020, penyelenggara fintech lending yang terdaftar dan berizin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi 155 perusahaan
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  23:36 WIB
Ilustrasi teknologi finansial - Flickr
Ilustrasi teknologi finansial - Flickr

Bisnis.com, JAKARTA -  Jumlah penyelenggara platform teknologi finansial peer-to-peer lending (fintech lending) yang resmi terdaftar dan berizin dari Otoritas Jasa Keuangan, kini berkurang lagi.

Sampai dengan 14 Oktober 2020, penyelenggara fintech lending yang terdaftar dan berizin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi 155 perusahaan.

OJK menyampaikan saat ini ada dua penyelenggara fintech lending yang dibatalkan Surat Tanda Bukti Terdaftarnya, yaitu PT Minitech Finance Indonesia dan PT Digital Quantum Tek.

Kedua perusahaan ini menyusul PT Assetku Mitra Bangsa yang juga telah dibatalkan Surat Tanda Bukti Terdaftarnya pada kisaran Agustus 2020.

"OJK mengimbau masyarakat untuk menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar/berizin dari OJK," ungkap OJK dalam keterangannya, Rabu (21/10/2020).

Sebelum memutuskan untuk mencari pinjaman atau berinvestasi di perusahaan fintech, cek dulu apakah penyelenggara fintech lending tersebut sudah resmi terdaftar dan berizin. Cek info yang lebih lengkap di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

OJK fintech
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top