Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

OJK: Pertumbuhan Pembiayaan Syariah akan Lebih Tinggi dari Konvensional

Direktur Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah OJK Deden Firman Hendarsyah memaparkan pertumbuhan pembiayaan bersih bank syariah per Agustus tahun ini masih berada di 3,8% secara tahunan.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 27 Oktober 2020  |  12:25 WIB
Karyawan menjawab telepon di Call Center Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Senin (30/12/2019). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan menjawab telepon di Call Center Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Senin (30/12/2019). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah akan tetap positif sampai akhir tahun dan berada di atas rata-rata bank konvensional.

Direktur Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah OJK Deden Firman Hendarsyah memaparkan pertumbuhan pembiayaan bersih bank syariah per Agustus tahun ini masih berada di 3,8% secara tahunan.

Perbankan syariah pun masih tampak agresif dan melakukan penyaluran kepada debitur existing yang usahanya masih cukup baik di tengah pandemi.

"Kami akan jaga pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan dengan konvensional. Pertumbuhan pembiayaan bersih yang diberikan hampir 4% per Agustus tahun ini," katanya dalam webminar Infobank, Selasa (27/10/2020).

Meski demikian, Deden menyebutkan otoritas pengawas tetap akan menjaga pertumbuhan pembiayaan dalam batas yang wajar.

Bagaimanapun peningkatan eksposur pembiayaan juga mampu meningkatkan risiko pembiayaan yang justru memberi masalah di kemudian hari.

"Kam berharap bank syariah juga bisa survive di periode pandemi ini dan bisa tumbuh lebih baik lagi di masa mendatang," katanya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah perbankan OJK
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top