Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Korporasi Masih Konsolidasi, Bank Mandiri Proyeksi Kredit Akhir 2020 Belum 'Ngegas'

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Jumaidi mengatakan sebagian besar nasabah Bank Mandiri merupakan nasabah korporasi. Dengan kondisi saat ini, aksi korporasi dari banyak perusahaan di Indonesia masih dalam konsolidasi sehingga tidak ada permintaan kredit.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 21 November 2020  |  13:31 WIB
Gedung Bank Mandiri - Istimewa
Gedung Bank Mandiri - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. memperkirakan kredit sampai akhir tahun masih tidak tumbuh signifikan karena nasabah korporasi masih dalam konsolidasi.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Jumaidi mengatakan sebagian besar nasabah Bank Mandiri merupakan nasabah korporasi. Dengan kondisi saat ini, aksi korporasi dari banyak perusahaan di Indonesia masih dalam konsolidasi sehingga tidak ada permintaan kredit.

"Kalau dilihat dari posisi Juni ke September ada penurunan pertumbuhan. Di posisi Juni, pertumbuhan kredit Bank Mandiri masih di kisaran 5,8%. Tapi di posisi September sudah di posisi 3% secara konsolidasi," katanya dalam webinar pada Jumat (20/11/2020).

Darmawan memperkirakan tren penurunan pertumbuhan akan berlanjut sampai dengan akhir tahun karena permintaan kredit yang belum muncul. Apalagi, portofolio Bank Mandiri sebagian besar ada di segmen wholesale.

"Kita melihat memang permintaan belum meningkat. Mungkin kami tidak tumbuh negatif, tetapi mungkin tidak terlalu tinggi di November dan Desember ini," imbuhnya.

Sementara itu, total implementasi restrukturisasi Covid di Bank Mandiri sekitar Rp116 triliun. Komposisi restrukturisasi terbesar didominasi oleh 3 sektor yakni konstruksi, perdagangan besar dan eceran, penyediaan akomodasi dan makanan minuman. Restrukturisasi terutama dilakukan pada sektor terdampak signifikan oleh Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kredit bank mandiri
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top