Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejar Modal Inti Rp3 Triliun, Bank Lampung Punya 2 Cara

Hingga 30 September 2020, modal inti Bank Lampung tercatat sebesar Rp1,04 triliun.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 12 Januari 2021  |  19:32 WIB
Kantor Bank Lampung - banklampung.co.id
Kantor Bank Lampung - banklampung.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT BPD Lampung akan melakukan strategi organik maupun nonorganik untuk mencapai modal inti paling sedikit Rp3 triliun pada 2024.

Sebagai informasi, hingga 30 September 2020, modal inti Bank Lampung tercatat sebesar Rp1,04 triliun.

Humas Bank Lampung Edo Lazuardi mengatakan perseroan berkomitmen untuk menambah modal sehingga mencapai Rp3 triliun pada 2024. Hal ini dilakukan melalui dua cara.

Pertama, secara organik yang bersumber dari laba ditahan dan setoran berupa dana segar dari pemegang saham. Kedua, secara nonorganik, melalui kegiatan kelompok usaha bank (KUB) dengan bank BPD lain sebesar Rp150 miliar.

"Tetapi BPD Lampung tetap secara maksimal berusaha mencapai target modal inti tersebut pada 2024," katanya, Selasa (12/1/2021).

Edo menyampaikan terkait penambahan modal tahun ini akan diputuskan dalam RUPSLB mendatang. Lebih lanjut, rencana penambahan modal melalui penawaran umum perdana saham di lantai Bursa belum menjadi opsi perseroan.

Demikian pula, peluang masuknya investor baru untuk memperkuat modal belum menjadi opsi sebab hal tersebut harus dikaji sesuai dengan regulasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpd bank lampung modal inti
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top