Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Emiten Berwawasan Lingkungan Bisa Jadi Peluang Produk Asuransi Tematis

Keberadaan indeks saham bisa menjadi acuan bagi perusahaan asuransi, termasuk menjadi peluang produk baru, misalnya membuat asuransi jiwa yang bertema sesuai indeks tersebut.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 24 Januari 2021  |  13:38 WIB
Pengunjung mengambil gambar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Pengunjung mengambil gambar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Meski belum menjadi pertimbangan utama industri asuransi jiwa, emiten berwawasan lingkungan, sosial, dan tata kelola (environment, social, and governance/ESG) dinilai dapat menjadi pilihan aset dasar untuk produk tematis di masa mendatang.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu mengatakan saham memang menjadi salah satu pilihan bagi industri asuransi jiwa untuk menginvestasikan dana asuransi.

Adapun, pada pemilihan aset yang menjadi portofolio di perusahaan asuransi jiwa biasanya lebih menggunakan prinsip-prinsip dasar seperti potensi imbal hasil, risiko, serta tingkat likuditas suatu saham alih-alih mengacu pada indeks saham.

Menurutnya, aset pilihan investasi harus bisa memberikan return di atas deposito, sesuai dengan profil risiko asuransi jiwa, serta memiliki likuiditas tinggi agar dapat mengakomodasi pencairan klaim.

“Jadi, kami kembali pada prinsip investasi, sebetulnya enggak terlalu melihat dia masuk indeks apa, selama memenuhi tiga syarat tadi saham-saham yang masuk indeks ESG juga pasti buat kami menarik,” tutur Togar kepada Bisnis, akhir pekan lalu.

Akan tetapi, dia menilai keberadaan indeks-indeks saham sebagai hal yang baik karena dapat menjadi acuan bagi perusahaan asuransi, termasuk menjadi peluang produk baru, misalnya membuat asuransi jiwa yang bertema sesuai indeks tersebut.

“Sekarang memang belum ada produk asuransi tematis, tapi sepertinya itu bisa jadi inspirasi produk di masa depan, untuk tema seperti lingkungan hidup bisa kembali ke perusahaannya dan demand juga karena asuransi kan menganut hukum bilangan besar,” imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indeks saham asuransi aaji asuransi jiwa
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top