Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Holding Ultra Mikro: BRI, PNM, dan Pegadaian, Ini Update Erick Thohir

Kementerian Badan Usaha Milik Negara pun yakin, aksi korporasi ini akan membuat upaya dalam menjangkau pelaku UMKM untuk masuk dalam lembaga keuangan formal lebih agresif.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 28 Januari 2021  |  10:43 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (dari kiri) didampingi Wakil Menteri BUMN II Kartiko Wiroatmojo dan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri BUMN Erick Thohir (dari kiri) didampingi Wakil Menteri BUMN II Kartiko Wiroatmojo dan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah terus mematangkan rencana pembentukan Holding Ultra Mikro untuk perbaikan ekosistem pembiayaan usaha mikro kredit menengah.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara pun yakin, aksi korporasi ini akan membuat upaya dalam menjangkau pelaku UMKM untuk masuk dalam lembaga keuangan formal lebih agresif.

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan pemerintah tengah berupaya mengintegrasikan semua badan usahanya agar dapat membuat pemulihan ekonomi lebih cepat. Holding Ultra Mikro, menurutnya akan membuat integrasi pembiayaan di segmen UMKM lebih efektif.

"Transformasi sektor keuangan melalui Holding Ultra Mikro ini akan memperkuat ketahanan ekonomi, menciptakan pertumbuhan ekonomi lebih berkualitas, mengurangi ketimpangan dan meningkatkan kualitas nasabah UMKM dalam rangka keuangan inklusif," jelasnya dalam Webminar Rabu Hijrah, Rabu (28/1/2021).

Adapun, Erick pun mengakui tiga BUMN yang terlibat dalam holding ultra mikro ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Permodalan Nasional Madani (Persero), dan PT Pegadaian (Persero).

Dia menjelaskan integrasi ini akan membangun peta jalan pemberdayaan terintegrasi lebih kuat bagi sektor UMKM. Peta jalan pelaku usaha ultra mikro hingga menjadi pelaku usaha menengah akan menjadi lebih jelas karena mendapat pendampingan yang lebih konsisten dalam satu induk grup bank, yakni BRI.

Erick pun meyakini, holding ultra mikro ini juga akan membuat cost of fund dari menjadi lebih rendah . Pada akhirnya, hal tersebut juga akan ditransmisikan kepada suku bunga pembiayaan yang lebih rendah untuk para pelaku UMKM.

"Holding UMKM juga kan menjadi market leader yang membuat pembiayaan UMKM lebih cepat dengan kualitas pembiayaan lebih baik. Ini pun akan diikuti oleh bank lain secara lebih luas," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN perbankan bri holding bumn
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top