Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sebut Pasar Masih Sangat Besar, BRI Jadikan UMKM Sebagai Fokus Utama

Perseroan akan fokus mencari debitur UMKM baru yang belum bankable, mempercepat operasional dengan memanfaatkan digital, dan menyediakan produk pembiayaan fleksibel dengan tenor lebih pendek.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 29 Januari 2021  |  12:04 WIB
Gedung BRI - bri.co.id
Gedung BRI - bri.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. mengklaim komitmen pengembangan segmen UMKM tahun ini masih akan tetap berlanjut.

Direktur Utama BRI Sunarso menyampaikan perseroan akan tetap mengusung strategi go smaller, go faster, and go shorter.

Dengan kata lain, perseroan akan fokus mencari debitur UMKM baru yang belum bankable, mempercepat operasional dengan memanfaatkan digital, dan menyediakan produk pembiayaan fleksibel dengan tenor lebih pendek.

"UMKM masih akan menjadi strategi utama kami. Kami ini bank rakyat, dan memang segmen UMKM yang akan terus kami kembangkan," sebutnya, Jumat (29/1/2021).

Dia menyampaikan ada 57 juta pelaku UMKM nasional, dan baru 20% yang dapat terlayani oleh perbankan dan lembaga jasa keuangan formal.

Lebih lanjut, dia menuturkan masih ada 5 juta pelaku UMKM yang dilayani oleh rentenir, 7 juta pelaku UMKM yang masih mengandalkan pinjaman dari kerabat, dan 18 juta pelaku UMKM yang bahkan belum tahu mau pinjam ke mana pun.

"Jadi, pasarnya masih sangat besar. Yang itu ultra mikro. Memang jumlahnya banyak. BRI pun akan mencoba untuk menggarap pasar tersebut," katanya

Adapun, Sunarso mengklaim porsi pembiayaan UMKM BRI sudah mencapai 82,13% per akhir 2020. Dalam jangka panjang, perseroan bahkan berencana untuk mendongkrak porsi tersebut lebih dari 85%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bri umkm
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top