Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Syariah Indonesia Resmi Beroperasi, OJK: Dongkrak Inklusi Keuangan

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan Bank Syariah Indonesia telah ditunggu lama oleh masyarakat karena diharapkan dapat memberikan layanan produk dengan kualitas prima, biaya murah, dan jaringan luas serta memenuhi prinsip syariah.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 01 Februari 2021  |  15:01 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso ketika memberikan laporan dalam Seremoni Pembukaan Perdagangan BEI Tahun 2021, Senin (4/1 - 2021).
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso ketika memberikan laporan dalam Seremoni Pembukaan Perdagangan BEI Tahun 2021, Senin (4/1 - 2021).

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap lahirnya entitas baru yakni PT Bank Syariah Indonesia Tbk. dapat meningkatkan inklusi keuangan syariah dan pendalaman pasar keuangan syariah.

Berdasarkan data OJK pada 2019 indeks literasi keuangan syariah ada di angka 8,93 persen, naik tipis dari posisi pada 2016 sebesar 8,1 persen. Di periode yang sama, inklusi keuangan syariah di Indonesia turun dari 11,1 persen menjadi 9,1 persen.  

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan Bank Syariah Indonesia telah ditunggu lama oleh masyarakat karena bank ini diharapkan dapat memberikan layanan produk dengan kualitas prima, biaya murah, dan jaringan luas serta memenuhi prinsip syariah.

OJK sebagai otoritas di sektor jasa keuangan telah menjadikan kebijakan untuk mendorong lahirnya bank syariah dengan skala ekonomi yang lebih besar, serta mempunyai jaringan yang luas dalam melayani masyarakat dan akhirnya menjadi bank yang lebih kompetitif.

Pihaknya bersyukur Indonesia kini telah melahirkan bank syariah terbesar yang akan memperkuat struktur perbankan nasional, lebih kompetitif di skala nasional maupun global, serta menjadikan bank ini rangking 7 di Indonesia berdasarkan total aset. Dengan berjalannya waktu, dia berharap bank ini akan menjadi bank terbesar di Indonesia ke depan.

Lebih lanjut, Wimboh menambahkan momentum penggabungan tiga bank syariah ini akan menjadi jawaban yang tepat untuk memanfaatkan potensi keuangan syariah nasional yang begitu besar. 

Dengan penduduk 270 juta orang yang mengharapkan lahirnya bank syariah dan produk syariah yang lebih baik, sehingga bank syariah ini otomatis akan memberikan fokus kepada pembiayaan rakyat kecil melalui program UMKM dalam mendukung pembangunan nasional.

"Bank Syariah Indonesia juga diharapkan meningkatkan inklusi keuangan syariah dan pendalaman pasar keuangan syariah melalui berbagai platform, ekosistem keuangan syariah yang sedang dibangun dengan teknologi dan sejalan dengan industri halal , serta pembinaan masyarakat kecil di daerah," terangnya dalam ucapan untuk lahirnya Bank Syariah Indonesia.  


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

OJK wimboh santoso inklusi keuangan Bank Syariah Indonesia
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top