Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

52 Persen Pemegang Polis Jiwasraya Ikut Program Restrukturisasi

Seiring dengan meningkatnya atensi dan jumlah pemegang polis yang mengikuti program restrukturisasi, Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya berencana menambah personel yang bertugas untuk melakukan entry hingga pengolahan data pemegang polis yang masuk.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Februari 2021  |  20:00 WIB
Warga melintasi logo Asuransi Jiwasraya di Jakarta, Senin (5/10/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Warga melintasi logo Asuransi Jiwasraya di Jakarta, Senin (5/10/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Tim Percepatan Restrukturisasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mencatat hingga 8 Februari 2021 terdapat sekitar 52 persen atau 109.091 peserta dari kategori pemegang polis korporasi mengikuti program restrukturisasi polis Jiwasraya.

Selain itu, terdapat sekitar 25 persen atau 4.350 peserta dari pemegang polis kategori Bancasassurance yang mengikuti program penyelamatan polis ini, sedangkan pemegang polis kategori ritel mencapai 10 persen atau 23.848 peserta sejak pertama kali disosialisasikan pada pertengahan Januari 2021.

“Peningkatan jumlah pemegang polis yang mengikuti program restrukturisasi polis Jiwasraya tak lepas dari masifnya sosialisasi yang dilakukan tim internal dan pengertian dari pemegang polis mengenai tujuan restrukturisasi polis Jiwasraya,” kata Koordinator Tim Satgas Restrukturisasi Polis Jiwasraya Bidang Komunikasi dan Hukum, R. Mahelan Prabantarikso dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (9/2/2021).

Menurut Mahelan, pencapaian ini menjadi motivasi bagi Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya untuk bisa lebih masif serta maksimal melakukan sosialisasi dan melayani para pemegang polis.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih yang setulus-tulusnya kepada para pemegang polis dan seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam rangka menyelamatkan seluruh polis Jiwasraya,” kata Mahelan.

Seiring dengan meningkatnya atensi dan jumlah pemegang polis yang mengikuti program restrukturisasi, Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya berencana menambah personel yang bertugas untuk melakukan entry hingga pengolahan data pemegang polis yang masuk.

Paralel dengan upaya tersebut, tim juga menyiapkan kebutuhan fundamental IFG Life yang nantinya akan menerima polis Jiwasraya yang telah direstrukturisasi, melalui proses migrasi.

“Semoga upaya dan kerja keras ini dimaknai oleh seluruh pihak sebagai bentuk komitmen Kami dan pemerintah dalam rangka menyelamatkan seluruh polis Jiwasraya,” kata Mahelan yang juga Direktur Kepatuhan dan SDM Jiwasraya.

Pada kesempatan yang sama, anggota Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya, Fabiola Sondakh menjelaskan pihaknya telah menyiapkan sedikitnya 1.094 agen dan ratusan pegawai yang tersebar di kantor pusat dan wilayah untuk melakukan sosialisasi program restrukturisasi polis Jiwasraya.

“Ini adalah upaya terbaik yang saat ini dapat kami berikan kepada seluruh pemegang polis. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh pemegang polis," kata Fabiola yang juga Direktur Pemasaran Ritel Jiwasraya.

Dalam rangka menyelamatkan seluruh polis Jiwasraya, pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN telah menyiapkan dana sekitar Rp22 triliun yang berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk mendirikan perusahaan asuransi baru bernama IFG Life. Tak hanya itu, terdapat tambahan modal senilai Rp4,7 triliun yang berasal setoran dividen IFG yang nantinya akan diberikan kepada IFG Life.

Selain melanjutkan manfaat atas polis eks Jiwasraya yang telah direstrukturisasi, dana tersebut juga akan digunakan oleh IFG Life sebagai modal untuk menyasar bisnis di sektor asuransi kesehatan, jiwa dan pengelolaan dana pensiun. IFG Life akan memiliki pasar yang berasal dari ekosistem BUMN dan masyarakat umum.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi Jiwasraya restrukturisasi utang

Sumber : Antara

Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top